Megawati: Bali Dibom Saat Rakyat 'Mabuk'

Megawati: Bali Dibom Saat Rakyat 'Mabuk'

- detikNews
Kamis, 29 Des 2005 16:40 WIB
Denpasar - Setelah lengser sebagai presiden, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mulai berani lagi ngomong ceplas-ceplos. Mega menyayangkan Bali kembali menjadi sasaran aksi terorisme. Ia sedih, Bali dibom lagi justru pada saat rakyatnya 'mabuk', yaitu tidak waspada dengan aksi terorisme. "Bali mabuk. Kuta, Sanur dan seluruh tempat kegiatan setelah bom Bali I lupa dijaga. Banyak yang lupa lagi," kata Megawati ketika membuka Rapat kerja Daerah (Rakerda) DPD PDIP Bali, di Hotel Nikki, Jalan Lumintang, Denpasar, Rabu (29/12/2005). Megawati mengaku setelah bom Bali I, saat dirinya menjadi presiden, telah menegur Kapolda Bali, Pangdam dan Gubernur Bali untuk terus berhati-hati dengan ancaman susulan terorisme. "Dimana saja tempat di Bali ini bisa dibom lagi," kenang Megawati. "Teroris tahu, Bali itu indah. Bali lebih ngetop dari Indonesia. Jadi Bali diterpurukkan lagi oleh teroris. Maka Rakyat Bali jangan ikut terpuruk, harus bangkit terus. Melawan teroris ya hanya dengan waspada," semangat Megawati. Megawati yang mengaku berdarah Bali mengingatkan bahwa Bali adalah salah satu tempat yang diminati oleh dunia karena keindahannya yang luar biasa. Ia khawatir kesan itu akan hilang jika masyarakatnya tidak waspada. (jon/)


Berita Terkait