Suasana Haru Warnai Salat Jenazah Editor Metro TV yang Diduga Dibunuh

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2020 10:05 WIB
Jenazah editor Metro TV Yodi Prabowo disalatkan
Jenazah editor Metro TV Yodi Prabowo disalatkan. (Ilman/detikcom)
Jakarta -

Jenazah editor Metro TV Yodi Prabowo akan segera dimakamkan. Jenazah terlebih dahulu disalatkan di musala di dekat rumah duka.

Pantauan detikcom, jenazah Yodi Prabowo disalatkan di Musala Al Ma'mur, Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Sabtu (11/7/2020). Lokasi musala tidak jauh dari rumah duka.

Pihak yang menyalatkan dari keluarga dan kerabat serta rekan-rekan almarhum di Metro TV. Terlihat ruangan musala terisi penuh oleh jemaah. Suasana haru terlihat di wajah keluarga dan rekan almarhum. Beberapa orang matanya tampak matanya sembap.

Total ada 7 saf jemaah yang ikut menyalatkan jenazah. Semua menggunakan masker terkait protokol kesehatan. Rencananya jenazah dimakamkan di TPU di wilayah Sandratex pukul 10.00 WIB.

Sebelum jenazah Yodi Prabowo disalatkan, pihak keluarga dan perwakilan dari Metro TV sempat memberi sambutan singkat. Keluarga memohon maaf jika selama hidup almarhum ada kesalahan baik yang disengaja maupun tidak.

"Kami selaku perwakilan pihak keluarga, mohon dimaafkan segala kesalahan almarhum, semoga iman Islam-nya diterima Allah SWT. Apabila ada utang-piutang, mohon dilaporkan ke ahli warisnya," ujar perwakilan keluarga yang disapa Engkong Jani.

Tonton juga 'Tangis Keluarga Sambut Kedatangan Jenazah Editor Metro TV Yodi Prabowo':

[Gambas:Video 20detik]

Diketahui, Yodi Prabowo ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Tol JORR Ulujami. Sebelumnya, korban dinyatakan hilang sejak 3 hari yang lalu.

Yodi diduga tewas dibunuh. Polisi menemukan sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku untuk membunuh korban.

Direktur Pemberitaan Metro TV Arief Suditomo yang datang ke lokasi penemuan jasad Yodi menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian salah satu editornya itu. Arief meminta polisi mengusut tuntas kasus ini.

"Saya meminta atas nama Metro TV kepada pihak kepolisian untuk sesegera mungkin menuntaskan terungkapnya kasus ini, agar kita semua bisa lebih tenang untuk pada akhirnya bisa mendapatkan keadilan dari apa yang dialami oleh almarhum Yodi," ujar Arief.

(hri/hri)