Rekan Kerja Berdatangan Melayat Jenazah Editor Metro TV di Rumah Duka

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2020 09:46 WIB
Rekan Kerja Editor Metro TV Berdatangan Melayat ke Rumah Duka
Pelayat berdatangan ke rumah duka Yodi Prabowo di Ciputat Timur, Tangsel. (Muhammad Ilman Nafi'an/detikcom)
Tangerang Selatan -

Kerabat dan rekan kerja editor Metro TV, Yodi Prabowo, berdatangan melayat ke rumah duka pagi ini. Mereka datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Yodi Prabowo yang diduga tewas dibunuh di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Pantauan detikcom, rumah duka di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, sudah didatangi puluhan pelayat sejak pukul 08.00 WIB pagi. Di antaranya ada sejumlah rekan kerja korban yang bekerja di Metro TV.

Salah satu rekan kerja Yodi, Harianto, merasa kehilangan korban. Harianto mengenang almarhum sebagai sosok senior yang pengertian.

"Baik banget, dia (Yodi) baik banget, dia care sama junior-juniornya," ujar Harianto.

Harianto mengaku sering dibimbing oleh almarhum selama bekerja. Menurutnya, almarhum tak sungkan memberi apresiasi apabila juniornya bekerja dengan baik.

"Selalu bimbing, kalau salah dibimbing, kalau benar diapresiasi. Seorang senior yang... ah, nggak bisa ngomong apa-apa lagi sih, karena dia orangnya baik banget," ucapnya.

Saking baiknya, Harianto sudah menganggap almarhum sebagai kakaknya sendiri. Harianto menyebut rekan kerja almarhum banyak yang merasa kehilangan dengan kepergiannya.

"Merasa kehilangan semua. Sosok buat saya, Yodi itu kayak abang saya aja, gitu," katanya.

Diketahui, Yodi ditemukan meninggal dunia di pinggir Tol JORR, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7) siang. Sebelumnya, korban dinyatakan hilang sejak 3 hari yang lalu.

Yodi diduga tewas dibunuh. Polisi menemukan sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku untuk membunuh korban.

Direktur Pemberitaan Metro TV Arief Suditomo yang datang ke lokasi penemuan jasad Yodi menyampaikan dukacita mendalam atas kepergian salah satu editornya itu. Arief meminta polisi mengusut tuntas kasus ini.

"Saya meminta atas nama Metro TV kepada pihak kepolisian untuk sesegera mungkin menuntaskan terungkapnya kasus ini, agar kita semua bisa lebih tenang untuk pada akhirnya bisa mendapatkan keadilan dari apa yang dialami oleh almarhum Yodi," ujar Arief.

(mea/mea)