4 Upaya Polda Kalteng Sukseskan Proyek Lumbung Pangan di Masa Pandemi

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 21:31 WIB
Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Dedi Prasetyo
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Dedi Prasetyo (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Kalimantan Tengah (Kalteng) dipilih sebagai lokasi pembangunan lumbung pangan nasional atau food estate oleh Pemerintah. Polda Kalteng bersama pemda, TNI, dan Badan Pertanahan Negara (BPN) membentuk satuan tugas (satgas) untuk mendata kepemilikan tanah warga dan membantu proses sertifikasi tanah.

"Upaya dari polda mensukseskan jalannya program lumbung pangan atau food estate adalah bersama pemda, TNI, dan Polri serta BPN membentuk satgas untuk mendata kepemilikan tanah dan segera mendorong pensertifikatan," kata Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2020).

Dedi kemudian menerangkan Polda Kalteng membangun posko terpadu di lokasi food estate untuk memastikan sisi keamanannya. Dedi berharap penempatan personel kepolisian di lokasi itu dapat menampung keluh kesah warga.

"Membangun posko terpadu di lokasi tersebut dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas serta menampung keluhan dan kendala-kendala masyarakat seperti ketersediaan pupuk, bibit unggul, irigasi, dan lain-lain. Serta bertugas untuk mengkomunikasikan dengan stakeholders terkait," jelas Dedi.

Dia selanjutnya menjelaskan bahwa Polda Kalteng akan memberi kepastian hukum untuk para investor yang membantu program lumbung pangan ini. Investor yang dimaksudkan adalah para pihak yang menyediakan mesin giling padi, pabrik yang menampung hasil tani warga dan menyediakan prasarana transportasi.

"Kami akan menjamin kepastian hukum untuk para investor yang akan membantu percepatan mewujudkan food estate di wilayah tersebut. Yang membangun mesin penggilingan padi, pabrik-pabrik yang akan menampung hasil pertanian, pembuatan pelabuhan, dan sebagainya," terang Dedi.

Terakhir, Dedi menyampaikan Polda Kalteng juga akan mengerahkan anggotanya untuk memastikan jalur distribusi hasil panen warga lancar.

"Membantu mengamankan jalur distribusi hasil panen, pupuk, bibit, dan lain-lain," pungkas dia.

(aud/jbr)