4 Hari Tersesat di Hutan Sinjai, Nenek Bunga Ditemukan dalam Kondisi Lemah

Zulkifli Nasir - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 19:21 WIB
Proses evakuasi Bunga (60), petani yang 4 hari hilang di hutan Bukit Buakang, Desa Panaikang, Sinjai, Sulsel (dok. Istimewa)
Proses evakuasi Bunga (60), petani yang 4 hari hilang di hutan Bukit Buakang, Desa Panaikang, Sinjai, Sulsel. (Foto: Istimewa)
Sinjai -

Bunga (60) akhirnya ditemukan setelah tersesat selama 4 hari di hutan Bukit Buakang, Desa Panaikang, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel). Petani tersebut ditemukan dalam kondisi lemah.

Korban ditemukan tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan di sebuah lereng terjal punggung bukit dalam kondisi sudah lemah tak berdaya. Petugas SAR harus bekerja ekstra saat mengevakuasi korban lantaran medan di sekitar lokasi yang sulit.

"Informasi yang kami terima kejadiannya Senin, 6 Juli 2020 lalu, alhamdulillah hari ini kami temukan korban di area lereng bukit dengan kondisi selamat dan dalam keadaan lemah. Proses evakuasi," terang Koordinator Pos SAR Bone, Mukti Ali, saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (10/7/2020).

Upaya pencarian Bunga dilakukan BPBD Sinjai bersama petugas Basarnas. Proses pencarian dilakukan sejak 2 hari lalu. Bersama Nenek Bunga ditemukan sejumlah bekal seperti kopi, panci, dan uang.

Peristiwa hilangnya Bunga ini pun sempat menjadi perbincangan hangat sejumlah warga yang menyebut jika area hutan ini angker. Sejumlah mitos pun berkembang bahwa hilangnya Bunga lantaran disembunyikan makhluk halus penunggu hutan.

"Ada memang sejumlah warga yang ngomong seperti itu. Banyak mitos terkait hutan ini. Sejumlah warga percaya angkernya hutan itu. Namun kami tetap mengimbau agar yakin kepada Allah SWT saja dan banyak berdoa," ungkap Kepala Desa Panaikang, Bachtiar, kepada detikcom.

(jbr/jbr)