Cerita Bobby Ajak Warga hingga Partai Kolaborasi Bangun Medan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 18:35 WIB
Bobby Nasution (Haris Fadhil-detikcom)
Foto: Bobby Nasution (Haris Fadhil-detikcom)
Medan -

Bobby Nasution muncul sebagai bakal calon wali kota Medan jelang Pilkada 2020. Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini pun memilih berjuang mendapat rekomendasi partai politik demi bisa menjadi cawalkot dibanding maju lewat jalur perseorangan. Lalu, bagaimana lobi-lobi yang dilakukan Bobby untuk meraih dukungan parpol?

Pria kelahiran 5 Juli 1991 ini mengungkapkan alasannya berusaha maju sebagai cawalkot Medan lewat jalur partai politik dalam bincang-bincang bersama detikcom di Medan, Jumat (10/7/2020). Bobby mengatakan dirinya ingin menunjukkan kalau anak muda tidak anti terhadap politik ataupun parpol.

"Anak muda itu sekarang sudah melek politik, jangan juga anak muda menganggap politik ini sebagai anti dan nggak tahu arti dan maksud dari politik. Semakin sadarnya anak muda sama politik ini bisa juga dibina ataupun ilmu bisa ditularkan melalui partai politik," ujar Bobby.

Selain anak muda yang melek politik, dia mengatakan parpol juga sudah melirik anak muda. Salah satu buktinya, kata Bobby, sejumlah parpol berani mengusung anak muda sebagai calon kepala daerah.

"Beberapa partai politik di beberapa daerah juga yang anak muda ini malah anak muda ini mereka usung atau yang mereka percaya untuk membangun suatu daerah ataupun mereka memegang satu organisasi di partai politik mereka. Jadi saya pribadi melihat saling berkesinambungan antara partai politiknya dan kami kaum anak muda. Makanya kita ambil partai politik," ujarnya.

Bobby Nasution (Dok. TKN Jokowi-Ma'ruf)Foto: Bobby Nasution (Dok. TKN Jokowi-Ma'ruf)

Sebagai informasi, ada dua partai politik yang sudah terang-terangan menyampaikan dukungan kepada Bobby, yakni NasDem dan Golkar. Selain itu, Bobby juga masih menunggu pengumuman dukungan dari beberapa partai lain, termasuk PDIP dan Gerindra yang sama-sama memiliki 10 kursi di DPRD Medan.

Bobby pun bercerita soal pendekatan dan lobi-lobi yang dilakukan agar lebih banyak partai yang mengusung dirinya sebagai cawalkot Medan. Salah satunya dengan turun langsung ke masyarakat demi meningkatkan popularitas serta elektabilitas.

"Pertama itu mereka pasti ingin melakukan perubahan di daerah dengan cara melihat salah satu kandidat atau calon kandidat yang memang memiliki visi misi yang baik, terus memiliki dukungan dari masyarakat. Biasanyakan bisa dilihat dari metode ilmiah dengan cara survei atau seperti apa. Makanya kita, dari kemarin sebelum COVID itu kita memang perbanyak turun ke masyarakat, satu hari itu kita bisa delapan sampai 11 titik banyaknya per hari kita turun ke masyarakat. Itulah menurut kami cara kami untuk mendapatkan suara partai," ujar suami Kahiyang Ayu ini.

Selanjutnya
Halaman
1 2