Pemprov DKI: Jangan Artikan Reklamasi Ancol Jadi Komersial

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 18:08 WIB
Riza Patria/Dwi Andayani - detikcom
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta semua pihak tidak menyalahartikan izin reklamasi perluasan Ancol. Menurutnya, reklamasi tersebut dibuat bukan dengan tujuan komersial.

"Jangan diartikan mereklamasi atau membuat kawasan itu jadi komersial, tidak. Kawasan itu justru untuk kepentingan perluasan," ujar Riza di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat (10/7/2020).

Riza menjelaskan, izin reklamasi perluasan Ancol dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020 itu dilakukan sebagai dasar untuk masuknya kajian. Hasil kajian itu nantinya akan masuk dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

"Untuk menjadikan pintu masuk bagi dibuatnya kajian. Nanti hasil kajiannya akan direkomendasikan dalam tata ruang RDTR yang sedang kita revisi," ucapnya.

Lebih lanjut Riza menjelaskan, reklamasi Ancol sudah dilakukan sejak 2009. Reklamasi itu dilakukan mulanya untuk menampung hasil pengerukan 5 waduk di Jakarta, pengerukan di banjir kanal timur (BKT) dan 13 sungai yang ada di Jakarta.

"Terkait reklamasi Ancol perlu kami sampaikan bahwa di Ancol yang terjadi adalah perluasan kawasan, dulu sejak 2009, Pemerintah Provinsi DKI memutuskan bahwa di Ancol dijadikan tempat untuk menampung hasil pengerukan 5 waduk di Jakarta, hasil pengerukan BKT, 13 sungai yang ada di Jakarta. Hasil pengerukan itu, tanah sedimen yang banyak itu hrs ditampung di 1 tempat. Maka diputuskanlah melalui kajian, di Ancol timur," katanya.

Tonton video 'Riza Patria Buka-bukaan soal Perluasan Kawasan Ancol':

Selanjutnya
Halaman
1 2