Berencana Masuk ITB? Simak Informasi Umum Seputar Perguruan Tinggi Ini!

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 17:53 WIB
Kampus ITB
Berencana Masuk ITB? Simak Informasi Umum Seputar Perguruan Tinggi Ini! (Foto: Istimewa)
Jakarta -

detikers punya rencana kuliah di Institut Teknologi Bandung? Ketika membahas perguruan tinggi populer, ITB menjadi salah satu nama yang selalu muncul dalam daftar favorit.

Perguruan tinggi yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat, tersebut telah mencetak berbagai prestasi selama puluhan tahun. Sejumlah nama besar pun sempat mengenyam pendidikan di sana sebelum mengharumkan nama bangsa dan negara.

Dari fakultas hingga acara tahunan, berikut ini fakta seputar Institut Teknologi Bandung:

Fakultas, program studi, dan program peminatan

Perguruan tinggi yang berdiri sejak 1959 ini mempunyai 13 fakultas, antara lain:

  1. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam;

  2. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan;

  3. Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara;

  4. Fakultas Seni Rupa dan Desain;

  5. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian;ada

  6. Fakultas Teknologi Industri;

  7. Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan;

  8. Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati atau SITH untuk program sains;

  9. Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati atau SITH untuk program rekayasa;

  10. Sekolah Farmasi;

  11. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika;

  12. Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan;

  13. Sekolah Bisnis dan Manajemen.

Reputasi Institut Teknologi Bandung alumni penting mempengaruhi popularitas fakultas-fakultas di atas. Namun, menurut data penerimaan mahasiswa untuk program sarjana pada 2016, SBM serta STEI menjadi salah dua yang difavoritkan di jalur SNMPTN maupun SBMPTN. Detikers yang kebetulan mengincar kedua fakultas ini perlu mempersiapkan diri untuk bersaing dengan calon mahasiswa lain.

Kemudian, berbeda dengan perguruan tinggi lain, calon mahasiswa yang akan kuliah di Institut Teknologi Bandung hanya bisa memilih fakultas. Detikers yang nanti diterima baru akan melewati proses penjurusan saat memasuki tahun kedua. Tahap ini pun dilaksanakan sesuai minat serta prestasi akademik yang sudah kamu cetak.

Meski begitu, ada 12 program peminatan yang bisa detikers pilih langsung apabila masuk melalui jalur SNMPTN, antara lain:

  1. Program studi Astronomi di FMIPA;

  2. Program studi Kimia di FMIPA;

  3. Program studi Oseanografi di FITB;

  4. Program studi Meteorologi di FITB;

  5. Program studi Teknik Pertambangan di FTTM;

  6. Program studi Material di FTMD;

  7. Program studi Manajemen Rekayasa Industri di FTI;

  8. Program studi Teknik Telekomunikasi di STEI;

  9. Program studi Perencanaan Wilayah dan Kota di SAPPK;

  10. Program studi Teknologi Pasca Panen di SITH program rekayasa;

  11. Program studi Kewirausahaan di SBM;

  12. Program studi Teknik Biomedis di STEI.

Jenis program studi peminatan yang ditawarkan Institut Teknologi Bandung merupakan jurusan-jurusan yang keahliannya belum dikenal luas oleh masyarakat. Akan tetapi, sejumlah industri masih membutuhkannya, sehingga Detikers tak perlu mencemaskan prospek kerja saat memilih jurusan tersebut.

Pelaksanaan TPB (Tahap Persiapan Bersama)

Setidaknya ada minimal 144 SKS yang bakal Detikers jalani pada dua tahap pendidikan sebagai mahasiswa. Tahap kesatu yang dinamakan Tahapan Persiapan Bersama (TPB) berlangsung pada semester satu dan dua. Kemudian, ada Tahap Sarjana yang berjalan selama enam semester.

Bagaimana dengan Detikers yang diterima di ITB lewat program peminatan? Kamu juga akan mengikuti program TPB, hanya saja langsung ditempatkan di jurusan pilihan. Selain itu, kamu juga tak bisa mengajukan permohonan perpindahan program studi.

Jalur yang disediakan untuk masuk ITB

Jalur yang diambil untuk masuk ke Institut Teknologi Bandung alumni penting tak bisa Detikers abaikan begitu saja. Seperti yang dibahas sebelumnya, hanya jalur SNMPTN yang memungkinkan kamu memilih langsung program peminatan. Jadi kalau sampai salah ambil, kamu akan menjalani perkuliahan yang tak diinginkan.

Sejauh ini, Institut Teknologi Bandung menyediakan tiga jalur penerimaan mahasiswa baru, antara lain:

  1. SNMPTN

  2. SBMPTN

  3. Seleksi Mandiri (SM-ITB).

Menyoal kuota, kampus ini menerima mahasiswa baru sebanyak 40% dari SNMPTN, 40% dari SBMPTN, dan 20% dari SM-ITB. Sementara untuk Fakultas Seni Rupa dan Desain, kuota yang mereka terima adalah 30% dari SNMPTN, 40% dari SBMPTN, dan 30% dari SM-ITB.

Institut Teknologi Bandung sempat meniadakan SM-ITB untuk sementara waktu. Namun, mereka kembali menyelenggarakannya dengan sejumlah pertimbangan. Antara lain perubahan kuota yang ditentukan jumlah pendaftar per sekolah yang masuk lewat SNMPTN.

Jumlah kampus ITB untuk kegiatan perkuliahan

Ada tiga kampus Institut Teknologi Bandung alumni penting yang dijadikan sebagai tempat kuliah. Sebagian besar kegiatan perkuliahan berlangsung di Kampus Ganesha yang beralamat di Jalan Ganesha Nomor 10 Siliwangi, Kota Bandung, Jawa Barat. Sementara pada dua kampus lain yang berlokasi di Jatinangor dan Cirebon dilengkapi fasilitas-fasilitas penunjang untuk beberapa jurusan.

Kegiatan mahasiswa, tempat, dan acara khusus ITB

Seperti perguruan tinggi lainnya, Institut Teknologi Bandung menyediakan fasilitas berupa taman, bangunan, dan tempat-tempat yang bisa dimanfaatkan mahasiswa untuk melakukan aktivitasnya di kampus. Ada juga acara-acara khusus yang namanya sudah familier bagi warga Bandung maupun para pendatang dari daerah lain.

Buat detikers yang sebentar lagi masuk Institut Teknologi Bandung alumni penting paling tidak harus tahu daftar kegiatan dan tempat berikut ini:

  • Sabuga. Sasana Budaya Ganesha atau Sabuga adalah gedung yang tak hanya digunakan untuk wisuda, tetapi juga acara seperti pameran hingga konser. Siswa-siswa dari SMP dan SMA pun tak jarang menggunakan fasilitas olahraganya yang lebih lengkap, bahkan sudah setara standar Olimpiade;

  • Pasar Seni ITB. Acara empat tahunan yang diselenggarakan mahasiswa Seni Rupa Institut Teknologi Bandung ini sudah ada sejak 1972. Bukan sekadar acara hiburan, Pasar Seni ITB juga mengangkat tema-tema penting dari permasalahan sosial. Misalnya saja kaburnya identitas akibat arus informasi pada dekade 2000-an;

  • Pasar Jumat ITB. Detikers yang kuliah di Institut Teknologi Bandung bakal menjumpai pasar kaget di depan Masjid Salman setiap hari Jumat. Pasar Jumat ITB berlangsung dari pukul delapan pagi hingga tiga sore dan menjajakan berbagai produk dengan harga bersahabat seperti pakaian, perangkat elektronik, sampai software;

  • Titik Gema. Mahasiswa yang bermain ke bagian utara di Plaza Widya Nusantara pasti akan menemukan lingkaran unik bernama Titik Gema. Dinamakan seperti itu karena saat Detikers berdiri di antara dua titik biru yang berada di tengah lingkaran dan berteriak, kamu bakal mendengar gema suaramu.

Bagaimana, apa detikers semakin tertarik buat melanjutkan kuliah di ITB?

(erd/erd)