DPRD DKI Belum Evaluasi Kebocoran Anggaran 2005

DPRD DKI Belum Evaluasi Kebocoran Anggaran 2005

- detikNews
Kamis, 29 Des 2005 15:01 WIB
Jakarta - DPRD DKI Jakarta belum bisa memastikan berapa besar kebocoran APBD 2005. DPRD baru akan melakukan evaluasi anggaran 2005 di bulan Februari atau Maret 2006."Tugas dan fungsi dewan dalam hal bujet 2005 adalah melakukan perhitungan. Itu baru Februari atau Maret 2006. Di situ nanti akan ada evaluasi," kata Ketua DPRD DKI Jakarta Ade Suryapriatna.Ade menyampaikan hal itu di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (29/12/2005)."Yang sekarang kita lakukan adalah menyampaikan dan meneruskam kepada gubernur kalau ada penyimpangan di eksekutif. Dan kami tidak melakukan seperti yang dilakukan Bawasda," katanya.Jadi secara teknis hal itu bukan wewenang dewan. Hanya saja dari sisi nonteknis, seperti pengawasan dan temuan-temuan, tetap menjadi wilayah dewan."Kalau informasi lain soal kebocoran saat ini masih sekadar analisa oleh pihak luar tapi belum pasti, dan kita juga belum tahu besarnya mark up dan penyimpangan yang terjadi," katanya.Dewan, imbuhnya, akan melakukan kajian mendalam dan meminta angka pasti dari Bawasda mengenai kebocoran anggaran yang terjadi.Ketua Komisi A DPRD DKI Ahmad Zuhaidi menambahkan, dewan tidak punya hak eksekusi dan hanya melakukan pengawasan secara tidak langsung. DPRD hanya mendapatkan informasi dari masyarakat dan keterangan resmi dari Bawasda."Bawasda sudah laporan sekian jumlah kebocoran, namun sudah ada perbaikan-perbaikan. Antara lain pengembalian uang ke kas daerah, membayar penalti kepada yang bersangkutan secara administratif, juga pemecatan," katanya. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads