305 Anak Korban Eksploitasi Seksual WN Prancis, Kemensos Siap Beri Pendampingan

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 00:40 WIB
Sosok WN Prancis yang diduga cabuli 305 anak di Jakarta
RIlis kasus pencabulan 305 oleh WN Prancis (Foto: Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Seorang warga negara (WN) Prancis berinisial FAC (65) ditangkap usai menjadi pelaku persetubuhan kepada 305 anak. Menteri Sosial Juliari Batubara menyatakan siap menampung korban jika para korban akan direhabilitasi sosial.

"Kami siap untuk menampung korban apabila diperlukan untuk direhabilitasi di beberapa balai di sekitar Jakarta. Tentunya apabila diberikan mandat untuk melakukan rehabilitasi kami siap," kata Juliari kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Juliari menambahkan, sistem peringatan dini terkait kejahatan kepada anak-anak mesti ditingkatkan sebagai upaya pencegahan kasus serupa terjadi di waktu yang akan datang. Dia juga berharap pelaku tindak cabul tersebut segera diproses hukum dan mendapatkan hukuman yang maksimal.

"Paling mudah adalah sistem early warning sistemnya harus lebih baik. Saya kira Polda Metro sudah baik sekali bisa mengungkap kasus ini. Kami berharap proses hukum berjalan dan dapat hukuman setimpal," tandasnya.

Seperti diketahui, FAC (65), warga negara asal Prancis ditangkap polisi usai terbukti melakukan persetubuhan dengan 305 anak. Polisi menyebutkan pelaku mengaku sebagai fotografer dan merayu korban untuk dijadikan foto modelnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menyebutkan hingga kini baru ada 17 korban yang berhasil diindentifikasi polisi. Dia mengatakan dari korban yang berhasil diindentifikasi tersebut, diketahui usia korban berada di kisaran 13 hingga 17 tahun.

"Sudah ada 17 (korban) yang dapat kami identifikasi yang memang rata-rata di antara mereka berusia ada yang 13 dan 17 tahun, memang di antara itu ya," sebut Nana.

(lir/lir)