Begini Kondisi 1.262 Orang Positif Corona dari Klaster Secapa AD

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 18:23 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Penambahan kasus positif corona (COVID-19) mencapai rekor dengan 2.657 kasus baru pada hari ini. Penambahan paling signifikan dari klaster sekolah calon perwira TNI AD (Secapa) sebanyak 962 kasus. Total kasus positif corona di klaster Secapa pun menjadi 1.262 orang. Seperti apa kondisinya?

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 dr Achmad Yurianto mengungkap, klaster dengan kasus terbanyak di Provinsi Jabar adalah klaster sekolah calon perwira TNI AD di Bandung.

"Penambahan yang cukup banyak untuk Provinsi Jawa Barat, ini didapatkan dari klaster yang sudah kita lakukan epidemologi sejak tanggal 29 kemarin berturut-turut, yaitu klaster di pusat pendidikan sekolah calon perwira TNI AD yang kita dapatkan keseluruhan kasus positif dari klaster ini sebanyak 1.262 orang," ujar Yuri saat konferensi pers, Kamis (9/7/2020).

Total ada 1.262 kasus positif yang teridentifikasi. Sejumlah 17 orang dirawat dan diisolasi di Rumah Sakit Dustira Cimahi karena keluhan ringan.

"Di antaranya yang paling banyak dari 17 orang ini adalah demam, dan beberapa di antaranya mengeluh di pernafasannya, baik batuk maupun agak sesak," papar Yuri.

Sementara itu, 1.245 orang lainnya tanpa keluhan apapun dan saat ini semuanya kita karantina di wilayah pendidikan Secapa AD di Bandung. Isolasi dilakukan dengan ketat sesuai protokol kesehatan.

Tonton juga 'Secapa TNI AD Klaster Baru Covid-19 di Jabar, 1.262 Orang Positif':

[Gambas:Video 20detik]

"Seluruh komplek Pendidikan Secapa AD di Bandung kita lakukan isolasi, kita lakukan karantina dan kemudian kita larang untuk adanya pergerakan orang, baik masuk ke dalam komplek ataupun masuk ke dalam komplek. Pengawasan ini dilakukan secara ketat oleh unsur dari Kodam III/Siliwangi yang memantau terus menerus sepanjang hari. Sampai dengan hari ini kami dapatkan informasi seluruh peserta yang dipantau yang melaksanakan isolasi dalam keadaan baik," katanya.

(van/hri)