Hakim Cecar Ketua DPRD Riau soal Uang 'Ketok Palu' di Sidang Bupati Bengkalis

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 15:24 WIB
Sidang kasus dugaan suap Bupati Bengkalis Amril Mukminin (Chaidir-detikcom)
Foto: Sidang kasus dugaan suap Bupati Bengkalis Amril Mukminin (Chaidir-detikcom)
Pekanbaru -

Ketua DPRD Riau Indra Gunawan alias Eet menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan suap dengan terdakwa Bupati Bengkalis nonaktif Amril Mukminin. Indra dicecar soal dugaan uang 'ketok palu' terkait kasus ini.

Persidangan digelar di PN Pekanbaru, Jalan Teratai, Pekanbaru, Kamis (9/7/2020). Majelis hakim awalnya bertanya soal apakah Indra ikut menerima uang 'ketok palu' yang sempat terungkap dalam persidangan sebelumnya.

"Apakah saudara ikut menerima dana 'ketok palu'?" tanya ketua majelis hakim, Lilin Herlina.

"Saya tidak ada menerima uang itu yang mulia. Saya tidak ikut rapat, karena saya tidak ada jabatan saat itu," ujar Indra.

Hakim menjelaskan dalam sidang sebelumnya ada tiga orang saksi yang menyebut jika dirinya ikut menerima dana 'ketok palu'. Indra lagi-lagi menjawab dirinya tidak menerima.

"Tidak ada yang mulia. Saya kan tadi sudah disumpah," kata Indra yang merupakan mantan Anggota DPRD Bengkalis 2009-2014.

Indra juga mengaku tidak mengetahui siapa pemenang tender proyek yang terkait kasus dugaan suap ini. Hakim kemudian mengingatkan soal adanya hukuman jika saksi berbohong.

"Saya ingatkan saudara ya, silakan saudara membantah seperti itu. Saudara sudah disumpah, kalau sumpah palsu akan ada ancaman hukumannya," ujar Lilin.

Hakim anggota Sarudi kembali memberikan pertanyaan ke Indra Gunawan. "Saudara tahu pemenangnya kan PT CGA, kantornya di mana?" tanya hakim.

"Tahu yang mulia, kantor perusahaan itu di Jakarta," jawab Indra.

Tonton juga 'Bupati Bengkalis Riau Diperiksa KPK Terkait Suap Proyek Jalan':

[Gambas:Video 20detik]