Risi Personel Disorot Akibat Gowes Brompton, Kasatpol PP Makassar Minta Maaf

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 14:18 WIB
Aksi Satpol PP Makassar pakai Brompton di Losari (dok. Istimewa).
Aksi Satpol PP Makassar memakai Brompton di Losari (Foto: dok. Istimewa)
Makassar -

Kasatpol PP Makassar Iman Hud merasa tak nyaman karena aksi personelnya menggunakan sepeda Brompton terkesan bermewahan di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Iman meminta maaf dan menegaskan sepeda seharga Rp 90 juta itu bukan milik kesatuannya.

"Kami juga merasa resah, merasa tidak nyaman. Di saat seperti ini, banyak saudara kita yang lain yang hidup dalam kesusahan, serba-kekurangan sehubungan dengan dampak COVID-19, mungkin di-PHK atau penghasilannya menurun, tentu merasa tidak nyaman. Seolah menunjukkan bahwa Satpol PP itu menunjukkan kemewahan," ujar Iman dalam keterangannya, Kamis (9/7/2020).

Iman kembali menegaskan sepeda Brompton yang dipakai personelnya itu milik komunitas sepeda yang tengah berkunjung ke Rumah Jabatan Wali Kota Makassar pada 2019. Saat personelnya tengah menjaga rumah jabatan Walkot, Pj Wali Kota saat itu, Iqbal Suhaeb, memerintahkan personel Satpol PP menggunakan Brompton untuk difoto dan direkam video.

"Yang jelas itu (Brompton) bukan inventaris Satpol PP dan saya mohon maaf jika ada yang tidak berkenan menyaksikan viral anggota kami menggunakan sepeda mahal tersebut," imbuhnya.

Tonton juga 'Ramai soal Satpol PP Patroli Pakai Sepeda Brompton di Pantai Losari':

[Gambas:Video 20detik]

Imam juga mengatakan tidak semua barang yang dipakai oleh personelnya merupakan barang milik personel atau milik instansi Satpol PP.

"Kita juga tidak tahu apa motif anggota kami mengendarai sepeda tersebut. Karena, ya, mengendarai atau berfoto kan bukan jaminan pasti bahwa itu milik mereka atau milik Satpol PP," katanya.

"Ini kan sering terjadi di beberapa media sosial, orang berfoto pada tempat-tempat tertentu, pada barang tertentu, itu kan bukan berarti miliknya. Ini mungkin... saya tidak tahu persepsi dari anggota saya atau motifnya," lanjutnya Iman.

(nvl/jbr)