PKB: Jokowi Pecut Menteri Kayak Cuti

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 11:31 WIB
Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2019-2024 dipimping oleh Ahmad Basarah (PDIP), Bambang Soesatyo (Golkar), Ahmad Muzani (Gerindra), Lestari Moerdijat (NasDem), Jazilul Fawaid (PKB), Syarief Hasan (Demokrat), Hidayat Nur Wahid (PKS), Zulkifli Hasan (PAN), Arsul Sani (PPP), dan Fadel Muhammad (DPD).
Waketum PKB Jazilul Fawaid (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta menterinya kerja lebih keras dan menyentil soal sistem kerja work from home (WFH) seperti cuti. PKB menilai teguran itu seperti 'pecutan' bagi para menteri agar bekerja lebih giat.

"Hemat saya, itu cara cerdas Pak Jokowi mengambil gaya kepemimpinan saat krisis, memberikan motivasi kerja bagi para menteri dan pejabat pemerintah lainnya. Pak Jokowi bawa 'pecutan', agar waspada dan semangat bekerja, yang kurang giat dipecut, dimarahi," kata Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid kepada wartawan, Kamis (9/7/2020).

Menurut Jazilul, meskipun bekerja dari rumah, para menteri tetap dituntut untuk bekerja dengan cara tidak biasa. Jika tidak, 'pecutan' Jokowi akan menanti.

"Ketika WFH para menteri dituntut tetap bekerja dengan manajemen krisis, extraordinary dan kreatif, kalau tidak, ya 'dipecut' atau dimarahi Pak Jokowi," ujarnya.

Jazilul menilai Jokowi selama ini sudah menegur para menteri dengan cara yang halus. Namun, karena dianggap kurang efektif, menurutnya, Jokowi mengubah teguran dengan marah-marah setelah 3 bulan berjalan.

"Saya pikir sudah berkali-kali Presiden mengingatkan dalam tiap kesempatan, dengan cara yang halus. Setelah 3 bulan dianggap kurang efektif, maka Pak Jokowi mengubah gaya menegurnya dengan marah-marah. Marah itu bagian dari rasa sayang Presiden pada aparat dan rakyatnya, khawatir Indonesia krisis berkepanjangan," ujar Jazilul.

Jazilul pun mengaku salut dengan gaya kepemimpinan Jokowi di masa krisis. Wakil Ketua MPR itu menilai Jokowi tengah menjalankan kontrol ketat di pemerintahannya.

"Kami hormat dan salut pada Presiden Jokowi yang melakukan kontrol ketat, detail, bahkan marah-marah sebagai upaya keras pemerintah menghadapi krisis. Presiden tidak dilarang marah untuk perbaikan," ungkapnya.

Tonton juga 'Jokowi Sindir Para Menteri: Saya Lihat WFH Kemarin Kayak Cuti':

[Gambas:Video 20detik]

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyentil kinerja para menterinya. Jokowi menyinggung sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) yang dilakukan selama ini justru tampak seperti cuti.

"Saya minta kita memiliki sense yang sama. Sense of crisis yang sama. Jangan sampai 3 bulan yang lalu kita menyampaikan bekerja dari rumah, work form home. Yang saya lihat ini kayak cuti malahan. Padahal pada kondisi krisis kita harusnya kerja lebih keras lagi," kata Jokowi, dalam rapat terbatas seperti diunggah dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, seperti dilihat detikcom, Kamis (9/7).

(azr/van)