Damkar akan Buat Spanduk Imbauan di Kali Tangsel Lokasi Tewasnya ABG Dililit Ular

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 07:57 WIB
ular sanca
Foto: Kadek Melda Luxiana/detikcom
Jakarta -

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) melanjutkan proses pencarian ular sanca yang menewaskan ABG Di Tangerang Selatan (Tangsel) semalam. Hingga saat ini belum ada kabar ular ditemukan.

"Saya baca dari WA (whatsapp) nya pak Adam Kasi (Kepala Seksi) penyelamatannya si belum ketemu," kata Kepala Suku Dinas (Kasudin) Damkar Tangsel Uci saat dihubungi, Kamis (9/7/2020).

Uci menuturkan, pihaknya akan melakukan evaluasi. Dia mengatakan, apabila ular masih belum ditemukan, pihaknya akan membuat spanduk imbauan yang nantinya dipasang di lokasi.

"Nanti akan kita evaluasi dulu. Nanti kan saya juga belum ketemu dengan teman-teman yang malam ada di lapangan seperti apa. (Nanti) Apakah dihentikan atau diteruskan (pencarian ular) kita evaluasi dulu . Apakah nanti kita bikin semacem spanduk untuk imbauan atau seperti apa kalau memang di situ sering ada (ular), artinya kalau ada (ular) yaudahlah jangan diganggu," tuturnya

Berdasarkan informasi yang diperoleh Uci dari warga sekitar lokasi, memang sering ada ular di sana. Namun ular-ular yang muncul selama ini tidak pernah mengganggu.

"Informasinya kan itu tadi warga setempat sering muncul (ular) tapi kan kalau tidak diganggu dia kan juga tidak apa-apa," ujarnya.

Uci mengatakan evaluasi dilakukan hari ini. Dia menyebut pembuatan spanduk imbauan merupakan langkah akhir yang akan ditempuh.

"Nanti kita evaluasi dulu hari ini. Iya itu yang sederhananya kan begitu (buat spanduk imbauan). Iya kalau masih ga ketemu," imbuhnya.

Sebelumnya, kematian Y di Serpong membuat heboh warga. ABG 13 tahun itu tewas setelah dililit ular sanca di pinggir kali Sektor XII Kencana Loka, Serpong, Tangsel.

"Betul ada kejadian tersebut, korban meninggal dunia akibat dililit ular sanca," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan dalam keterangan kepada detikcom, Selasa (7/7).

Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (6/7) sekitar pukul 23.00 WIB. Hingga saat ini ular sanca tersebut masih berkeliaran dan belum tertangkap.

(dwia/dwia)