KPK dan Kemenag Luncurkan Buku 'Gratifikasi dalam Perspektif Agama'

Ibnu Hariyanto - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 18:08 WIB
Gedung KPK
Gedung KPK (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK bersama Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Buku berjudul 'Gratifikasi dalam Perspektif Agama'. Buku ini diharapkan bisa memberikan edukasi terkait larangan penerimaan gratifikasi.

Peluncuran buku Gratifikasi dalam Perspektif Agama dilakukan secara online pada Rabu (8/7/2020). Dalam peluncuran itu diikuti oleh Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi.

Ghufron mengatakan bahwa bukan hanya secara hukum, tetapi secara sosiologi gratifikasi tidak diperbolehkan dalam agama apapun. Ia berharap dengan adanya buku ini masyarakat menjadi jelas mengenai kategori gratifikasi.

"Prinsipnya hadiah antar anak bangsa boleh dan dianjurkan saling memberi, sepanjang tidak ada kaitannya dengan jabatan. Kami berharap buku ini memberi kepastian, bahwa yang disebut infaq, sedekah, hadiah, itu berbeda dengan gratifikasi," kata Ghufron.

Ghufron juga menjelaskan gratifikasi berbeda dengan suap dan pemerasan. Menurutnya, gratifikasi merupakan inisiasinya dari pemberi, suap inisiasinya antara pemberi dan penerima bertemu, sedangkan pemerasan inisiasinya dari penerima.

Selanjutnya
Halaman
1 2