Wisata di Zona Hijau-Kuning Dibuka, Gugus Tugas Beri Waktu Evaluasi 2 Minggu

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 13:43 WIB
Tim pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dr Dewi Nur Aisyah.
Dewi Nuraisyah (Foto: Dok. BNPB)
Jakarta -

Gugus Tugas Corona (COVID-19) akan terus memantau sejumlah tempat wisata yang sudah dibuka di titik zona hijau dan kuning. Gugus tugas memastikan pemerintah sangat berhati-hati dan mengawasi tempat wisata yang kembali dibuka di tengah pandemi.

"Pemerintah sangat hati-hati menentukan mana-mana saja sektor yang dapat dibuka terlebih dahulu itu ada 9 di awal. Untuk pariwisata, itu dibuka di kawasan wisata alam yang memang masih lah orang jarang berjejal-jejal karena wisatanya bentuknya alam dan tapi itu pun baru dibuka di zona hijau dan kuning," kata Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Dewi Nuraisyah, di Live BNPB Indonesia, Rabu (8/7/2020).

"Jadi tidak semua zona juga dibuka tidak bisa. Kita harus bertahap pelan-pelan, karena kalau kita melihat angka kasus secara nasional pun masih terus naik nih, kita tidak serta-merta ngebuka saja," imbuhnya.

Dewi mengatakan gugus tugas juga memberi waktu evaluasi ke daerah yang sektor wisatanya sudah dibuka, jika tiba-tiba ada daerah yang sudah dibuka dan berubah warnanya menjadi zona yang lebih tinggi dari sebelumnya, misal dari hijau ke kuning atau oranye. Dia mengatakan pemerintah tidak akan langsung menutup kembali tempat itu, melainkan ada evaluasi secara berkala yang dilakukan gugus tugas.

"Nah untuk daerah-daerah sektor yang sudah di buka, kita beri tenggat waktu 2 minggu untuk mengevaluasi. Jadi mentang-mentang berubah dari hijau ke kuning/oranye, tidak serta-merta langsung ditutup," tegasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2