Rapat Komisi I-BIN Bahas Antisipasi Potensi Gelombang 2 Corona Digelar Tertutup

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 12:38 WIB
Rapat Komisi I DPR bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto
Ilustrasi rapat Komisi I DPR. (Foto: Zhacky/detikcom)
Jakarta -

Komisi I DPR RI menggelar rapat bersama jajaran Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta Kementerian Pertahanan (Kemhan). Rapat tersebut diputuskan untuk digelar tertutup.

Pantauan detikcom dari balkon ruang rapat Komisi I, Kompleks MPR/DPR, Senayan, Rabu (8/7/2020), rapat dimulai sekitar pukul 10.45 WIB. Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi I Meutya Hafid.

Berdasarkan agenda yang dilihat di situs DPR, www.dpr.go.id/, rapat Komisi I dengan BIN dan BSSN salah satunya membahas mengenai skenario dan langkah strategis dalam menghadapi dampak pandemi COVID-19 dan antisipasi kemungkinan munculnya pandemi virus Corona gelombang kedua, ketiga. Sedangkan rapat dengan jajaran Kemhan membahas, di antaranya yakni laporan perkembangan kesiapan peralatan dan sarana prasarana pada 110 Rumah Sakit TNI rujukan COVID-19.


Di awal rapat, Meutya menanyakan kepada masing-masing pihak mengenai mekanisme rapat. Dari pihak BIN meminta agar rapat digelar tertutup.

"Sepertinya rapat akan tertutup, karena akan ada pemaparan dari BIN, yang lain bagaimana?" kata Muetya bertanya kepada perwakilan pimpinan BIN, BSSN dan Kemhan.

"Kita ada data-data yang tidak disampaikan secara terbuka," jawab Sekretaris Utama (Sestama) BIN Bambang Sunarwibowo dalam rapat.


Para peserta rapat sepakat agar rapat digelar tertutup. Meutya kemudian meminta para pihak yang tidak berkepentingan meninggalkan ruang rapat dan balkon.

"Kita minta kepada teman-teman wartawan (untuk keluar) karena rapat ini akan berlangsung tertutup," sebut Meutya.

(eva/zak)