Round-Up

Siswi di Aceh Polisikan Ayah Kandung-Ibu Tiri Gegara Kerap Dianiaya

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 09:31 WIB
Little girl suffering bullying raises her palm asking to stop the violence
Foto ilustrasi anak korban penganiayaan. (dok. iStock)
Aceh Utara -

Gadis 16 tahun di Aceh Utara, Aceh, tak bisa memberi toleransi lagi atas sikap ayah kandung dan ibu tirinya yang kerap melakukan kekerasan fisik. Dibantu perangkat desa tempat tinggalnya, gadis tersebut melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya ke polisi.

"Pengakuan pelaku, mereka ribut-ribut karena anak tidak terima bapaknya kawin lagi," kata Kasubbag Humas Polres Aceh Utara, Iptu Sudiya Karya, saat dimintai konfirmasi, Selasa (7/7/2020).

Kasus ini bermula saat korban bersama ibu kandungnya pulang dari kebun. Si gadis yang tak terima dengan perkawinan kedua ayahnya, terlibat saling ejek dengan istri kedua sang ayah. Siswi yang duduk di bangku kelas XI SMA itu pun dihadang ibu tirinya yang berinisial R (45).

"Korban dengan pelaku tinggal satu kampung," jelas Sudiya.

Bukannya melerai anak dan istri kedua yang sedang adu mulut, si ayah yang berinisial AM (60) justru menghampiri dengan membawa sepotong kayu, yang kemudian diberikan kepada R. Baik R dan AM kemudian memukul anak gadisnya. R memukul dengan kayu, sedangkan AM memukul dengan tangan.

Polisi menuturkan perlakuan kasar dan pemukulan kerap dilakukan R dan AM kepada anak gadisnya. Keterangan itu didapat dari perangkat desa setempat. Polisi menjelaskan anak gadis dan ibu kandungnya tinggal sekampung dengan ayah dan ibu tiri korban.

"Kata perangkat desa setempat sudah sering ribut, pihak desa nggak mau lagi mendamaikan keduanya," ujar Sudiya.

Selanjutnya
Halaman
1 2