Round-Up

Perlawanan Anak Anggota Dewan Bandar Judi Ayam yang Tantang Polisi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 23:03 WIB
Pria di Toraja Utara tantang polisi karena tak terima judi sabung ayam akan dibubarkan.
Pria di Toraja Utara menantang polisi karena tak terima judi sabung ayam akan dibubarkan. (Foto: Istimewa)
Makassar -

Amda Mandala Salurante alias Pung Belo, bandar judi sabung ayam di Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang menantang polisi saat arena perjudiannya dibubarkan akhirnya diringkus tim gabungan Polres Toraja Utara dan Polda Sulsel.

Namun Pung Belo tetap melakukan perlawanan ke polisi saat hendak ditangkap di rumahnya di Toraja Utara pada Senin (6/7/2020) malam tadi. Polisi kemudian menggiring Pung Belo ke Mapolda Sulsel di Makassar.

"Yang bersangkutan sempat memberontak saat ditangkap di rumahnya, tapi sudah tenang saat dimasukkan ke mobil, tidak ada perlawanan dari pihak keluarganya," ujar Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel Kompol Supriyanto, Selasa (7/7).

Polisi menetapkan Amda Mandala Salurante alias Pung Belo sebagai tersangka kasus penghinaan hingga melawan aparat di Toraja Utara (Hermawan-detikcom).Polisi menetapkan Pung Belo sebagai tersangka kasus penghinaan hingga melawan aparat di Toraja Utara. (Hermawan/detikcom)

Pung Belo menantang polisi saat polisi hendak membubarkan arena sabung ayam miliknya di Tongkonan Palasa, Lembang, atau Desa Tondon Matallo, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja, beberapa waktu lalu. Video Pung Belo menantang polisi itu kemudian viral di media sosial.

Dalam video itu tampak Pung Belo tampak mencak-mencak dan memaki polisi. "Kau mau lawankah, saya lawan ko," kata Pung Belo di video tersebut.

Menurut Dirkrimum Polda Sulawesi Selatan Kombes Didik Agung Wirahardjo, polisi yang ditantang Pung Belo di video tersebut ialah Kasat Sabhara Polres Toraja Utara AKP Daryatmo. Saat itu Daryatmo yang mengetahui adanya arena judi sabung ayam datang bersama anggotanya mengimbau agar arena judi dibubarkan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3