Polisi Akan Pantau Penerapan Protokol Kesehatan Ojol Berpenumpang di Depok

Jehan Nurhakim - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 19:25 WIB
Ojol di Depok Boleh Angkut Penumpang Lagi, Kecuali di 5 RW Ini
Ojol di Depok tanda tangani pakta integritas. (Foto: Istimewa)
Depok -

Ojek online di Kota Depok sudah diperbolehkan mengangkut penumpang kembali dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Pihak kepolisian akan memantau penerapan tersebut di lapangan.

"Tugas kita kolaborasi dengan jajaran tingkat pemerintah kota, dalam hal ini Dinas Perhubungan. Di mana setiap hari memantau ojek-ojek online melaksanakan aktivitas ya angkut penumpang, sesuai dengan Perwal mereka harus mengedepankan protokol COVID-19," kata Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Erwin Aras Genda di kantor Dishub Depok, Kalimulya, Depok, Selasa (7/7/2020).

Erwin menyadari bahwa pandemi Corona (COVID-19) berdampak besar terhadap laju perekonomian, terutama di Kota Depok. Meski begitu, dengan adanya sejumlah pelonggaran pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional tahap II ini, diharapkan masyarakat tidak abai dalam menerapkan protokol kesehatan, khususnya moda transportasi ojek online yang kini diperbolehkan angkut penumpang lagi

"Karena seketat apa pun aturan itu dibuat, baik yang dikeluarkan oleh Wali Kota dalam hal ini melalui Perwal, termasuk secara tertib melalui undang-undang. Kalau dari kesadaran kita bersama sangat kurang, maka tentu tidak ada gunanya.Apa artinya kita memprioritaskan kegiatan perekonomian, namun kita mengabaikan protokol COVID-19," tuturnya.

Erwin berharap pihak aplikator dan Pemkot Depok dapat bekerja sama dengan baik dalam upaya menekan penyebaran COVID-19 di Kota Depok.

"Sehingga harapannya Kota Depok--yang sebagai kota pertama di Indonesia mengenai 3 penularan pasien COVID-19--bisa kita tekan dengan kedisiplinan rekan-rekan," katanya.

"Dan yang paling penting jangan hanya mengejar materi yang jadi harapan kita bersama, karena keluarga di rumah lebih mendambakan kita untuk kembali ke rumah dengan sehat walafiat," sambungnya.

Di sisi lain, Erwin juga menekankan pentingnya ketertiban berlalu lintas. Erwin berharap driver ojol mematuhi peraturan lalu lintas untuk meminimalkan kecelakaan lalu lintas.

"Selain penerapan COVID-19, jangan lupa aturan berlalu lintas juga wajib dipedomani. Sebab, laka lantas itu berawal dari pelanggaran, tidak ada laka lantas yang terjadi bukan diawali dari pelanggaran lalu lintas, oleh karena itu penting selain penerapan kedisiplinan protokol kesehatan juga ketaatan berlalu lintas," tandas Erwin.

Seperti diketahui, Pemkot Depok kembali memperbolehkan ojek online mengangkut penumpang mulai hari ini, Selasa, 7 Juli 2020. Ojol boleh mengangkut penumpang, kecuali di 5 RW yang ditetapkan kategori pembatasan sosial kampung siaga (PSKS).

Selain itu, aplikator harus menyetel lokasi-lokasi yang boleh ataupun tidak dibolehkan bagi ojol untuk angkut penumpang. Aturan lainnya, salah satunya menyediakan penyekat antara driver ojol dan penumpang.

Tonton video 'Perlengkapan Wajib Naik Ojol di Masa New Normal':

(mei/mei)