Siswi SMA di Aceh Dianiaya Ibu Tiri Gegara Ribut soal Ayahnya Kawin Lagi

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 18:16 WIB
Ilustrasi pengeroyokan, ilustrasi penganiayaan, audrey
Foto: Ilustrasi penganiayaan (Fuad Hashim)
Banda Aceh -

Seorang remaja wanita berusia 16 tahun di Aceh Utara, Aceh, melaporkan ayah kandung dan ibu tirinya ke polisi karena tak tahan dianiaya. Kasus penganiayaan ini berawal dari saling ejek antara pelaku dengan korban.

"Pengakuan pelaku, mereka ribut-ribut karena anak tidak terima bapaknya kawin lagi," kata Kasubbag Humas Polres Aceh Utara, Iptu Sudiya Karya, saat dimintai konfirmasi, Selasa (7/7/2020).

Menurutnya, keributan antara siswi kelas XI SMA itu dengan ibu tirinya, R, terjadi saat korban pulang dari kebun bersama ibu kandungnya. Ketika melintas di depan rumah pelaku, korban diberhentikan R.

"Korban dengan pelaku tinggal satu kampung," jelas Sudiya.

Keduanya kemudian terlibat cekcok. Tak lama berselang, AM, yang merupakan ayah kandung korban, datang membawa potongan kayu dan menyerahkannya kepada R.

R lalu memukul korban dengan kayu tersebut. Sedangkan AM ikut memukul korban dengan tangan.

Sudiya mengatakan, dalam laporan ke polisi tidak disebutkan sudah berapa kali korban dianiaya pelaku. Namun berdasarkan pengakuan perangkat desa, pelaku dengan korban kerap ribut.


"Kata perangkat desa setempat sudah sering ribut, pihak desa nggak mau lagi mendamaikan keduanya," ujar Sudiya.

Perangkat desa kemudian mengarahkan korban dan ibu kandungnya untuk membuat laporan ke Polres Aceh Utara pada Senin (22/Juli6). Polisi turun tangan melakukan penyelidikan dan membekuk pasangan suami istri tersebut pada Jumat 3 Juli kemarin.

"Karena diketahui keributan disertai kekerasan antara korban dan pelaku sudah sering terjadi, perangkat desa setempat mengarahkan korban dan ibu kandungnya untuk membuat laporan polisi," jelasnya.

(agse/haf)