Bandar Judi Lawan Polisi di Sulsel Jadi Tersangka, Dijerat Pasal Berlapis

Hermawan Mappiwali - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 16:50 WIB
Polisi menetapkan Amda Mandala Salurante alias Pung Belo sebagai tersangka kasus penghinaan hingga melawan aparat di Toraja Utara (Hermawan-detikcom).
Polisi menetapkan Amda Mandala Salurante alias Pung Belo sebagai tersangka kasus penghinaan hingga melawan aparat di Toraja Utara. (Hermawan/detikcom).
Makassar -

Polisi menetapkan Amda Mandala Salurante alias Pung Belo sebagai tersangka kasus penghinaan hingga melawan aparat di Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel). Amda, yang juga anak anggota DPRD di Toraja Utara, dikenai pasal berlapis.

"Pelaku ini sudah kita tetapkan statusnya sebagai tersangka," ujar Dirkrimum Polda Sulawesi Selatan Kombes Didik Agung Wirahardjo kepada wartawan dalam konferensi pers di Polda Sulsel, Makassar, pada Selasa (7/7/2020).

Didik mengatakan tersangka telah menghina aparat atau institusi dan melawan hukum, memaksa aparat tidak melakukan pembubaran.

"Yang bersangkutan kita kenai Pasal 207 KUHP dan Pasal 335, menghina aparat serta melakukan perbuatan melawan hukum untuk melakukan atau tidak melakukan dengan cara memaksa terhadap seseorang," ujar Didik.

Selain itu, tersangka disebut melawan aparat sehingga dijerat Pasal 212 KUHP. Kini tersangka terancam hukuman penjara 1 tahun 6 bulan.

Meski batas maksimal hukuman penjara terhadap tersangka di bawah 5 tahun, polisi tetap akan melakukan penahanan. Didik beralasan pasal yang digunakan untuk menjerat tersangka merupakan pasal khusus.

"Sesuai aturan KUHP bahwa itu adalah pasal khusus, maka kita melakukan penahanan kepada yang bersangkutan. Jadi penanganan yang semula di Polres Toraja Utara akan kita ambil alih Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Selatan yang menangani kasus ini," pungkas Didik.

Sebelumnya, tersangka, yang juga anak seorang anggota DPRD di Toraja Utara, viral di media sosial setelah terekam video saat mencak-mencak di hadapan aparat. Polisi menyebut tersangka melakukan aksinya pada Sabtu (7/7/2020).

Polisi, yakni Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan, mengamankan tersangka sekitar pukul 06.39 Wita di Toraja Utara dan langsung dibawa ke Polda Sulawesi Selatan.

"Tadi malam Resmob Polda berangkat ke sana untuk melakukan penangkapan. Dan alhamdulillah tadi pagi bisa ditangkap dan dibawa ke sini," pungkas Didik.

(nvl/nvl)