TNI Ungkap Daerah Perbatasan Rawan Saat Pandemi Corona: Entikong-Kepri

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 16:49 WIB
Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong berdekatan dengan Custom Immigration and Quarantine (CIQ) Tebedu, milik Malaysia. Yuk kita lihat keduanya.
Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong (Dok. detikcom)
Jakarta -

TNI Angkatan Darat (AL) dan Angkatan Laut (AL) mengungkap daerah perbatasan Indonesia yang cukup rawan di tengah pandemi virus Corona. Kerawanan ini disebabkan karena dilintasi baik tenaga kerja Indonesia (TKI) yang legal ataupun ilegal.

Hal itu sampaikan oleh Asisten Operasi (Asops) KSAD Mayjen TNI Surawahadi dan Asops KSAL Laksamana Muda TNI Didik Setiyono saat rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR RI. Rapat digelar di kompleks gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

"Untuk tadi ada yang bertanya tentang pos yang paling rawan, kalau tadi sudah kami sampaikan, bahwa ada di pos kita yang paling rawan dan memang terbanyak juga untuk yang terkena, yaitu di Pos Entikong, itu yang paling utama kita," kata Surawahadi.

"Di Pos Etikong kami laporkan untuk pekerja migran kita yaitu sejumlah 7.839 orang, kemudian yang kena positif itu 9 orang, jadi sekali lagi karena itu jalan yang terbesar untuk di Kalimantan Barat terhubung dengan Malaysia, itu yang dianggap paling rawan sementara ini ada," sambungnya.

Selain di Kalimantan Barat, daerah di Kalimantan Timur dinilai cukup rawan, yakni di pos lintas perbatasan Tunon Taka.

"Kalau pun yang lainnya seperti di Naga Badau dan lain-lain, termasuk kalau di wilayah Kalimantan Timur itu di Tunon Taka karena yang terbesar memang di sana yang di lewati," ujar Surawahadi.

Selanjutnya
Halaman
1 2