BMKG: Gempa Banten Terasa hingga Jakarta karena Ada Tanah Lunak di DKI

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 07 Jul 2020 14:31 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2020). Pemprov DKI Jakarta mulai memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 hari dimulai pada 10 April hingga 23 April 2020.  ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras.
Ilustrasi: Salah satu kawasan di Jakarta. (Sigid Kurniawan/Antara Foto)
Jakarta -

Gempa di sekitar Banten pukul 11.44 WIB tadi terasa sampai Jakarta. Tanah lunak di Jakarta menjadi penyebabnya.

"Guncangan gempa ini sangat dirasakan di Jakarta karena adanya efek soft sediment/tanah lunak (local site effect) di Jakarta sehingga resonansi akibat tebalnya lapisan tanah lunak ini membuat gempa sangat dirasakan," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/7/2020).

Gempa dengan magnitudo (M) 5,1 itu menurut BMKG termasuk gempa menengah, berguncang dari pusat gempa di Banten, tepatnya 18 km arah barat daya dari Rangkasbitung, dengan kedalaman 87 km. Lempeng bumi di lokasi itu bergerak naik.

"Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat adanya deformasi pada Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi ke bawah Lempeng Eurasia, tepatnya di bawah Banten selatan. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," kata Daryono.

Penduduk Jakarta yang sedang berada di gedung perkantoran lantai atas merasakan guncangan ini. Ada pula penduduk sekitar Jakarta yang tidak berada di lantai atas tapi tetap merasakan gempa. Namun sebagian tidak merasakan getarannya.

Tonton video 'Gempa M 5,4 di Banten, Terasa Hingga ke Jakarta':

Selanjutnya
Halaman
1 2