Pertemuan Prabowo dan Airlangga Juga Singgung Isu Reshuffle?

Dwi Andayani - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 20:39 WIB
Silaturahmi politik partai Golkar ke Gerindra dilakukan secara tertutup guna membahas stabilitas diantara Parpol dan wacana koalisi dalam Pilkada serentak 2020.
Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto (Aditya Pradana Putra/Antara Foto)
Jakarta -

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto melakukan pertemuan tertutup dengan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. Apakah pertemuan tersebut membahas reshuffle?

Pertemuan berlangsung di kediaman Prabowo di Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2020). Airlangga datang ditemani oleh Azis Syamsyudin, Nurul Arifin, hingga Meutya Hafidz.

Kedatangan Airlangga disambut Prabowo, yang didampingi Sekjen Gerindra Ahmad Muzani dan Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Prabowo dan Airlangga sempat melambaikan tangan ke arah wartawan sambil berjalan masuk.

Seusai pertemuan, Prabowo menjelaskan isi pertemuan yang dibahas. Ketika ditanya awak media, terkait apakah reshuffle juga dibahas dalam pertemuan. Prabowo hanya merespons dengan tertawa dan menyudahi konferensi pers.

Pada kesempatan yang sama, Airlangga menyebut pertemuan kali ini penting untuk menjaga stabilitas politik di tengah pandemi COVID-19.

"Dan karena Partai Golkar dan Gerindra sama-sama di pemerintah, sama-sama mendukung di Kabinet Indonesia Maju. Dan tentunya dalam situasi pandemi COVID, menjadi penting stabilitas politik, dan stabilitas politik akan semakin baik dengan silaturahmi sehingga tentu silaturahmi ini akan mempersolid pemerintah," kata Airlangga seusai pertemuan di Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/7).

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco menyebut dalam pertemuan tidak ada pembahasan terkait reshuffle. Menurutnya, kedua partai sama-sama mengerti, dimana reshuffle merupakan kewenangan Presiden Joko Widodo.

"Oh nggak, sama sekali tidak membicarakan reshuffle. Karena partai Golkar, partai Gerindra sama-sama tahu bahwa soal reshuffle itu adalah kewenangan penuh dari Pak Presiden," tutur Dasco.

(dwia/gbr)