Pencairan Dana NPHD untuk Pilkada 11 Kabupaten di Papua Baru 40 persen

Wilpret Siagian - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 20:27 WIB
ilustrasi pilkada serentak 2015
Foto: Ilustrasi pilkada (Zaki Alfarabi/detikcom)
Jayapura -

Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua, Rillo A Panay mengatakan dana Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) baru cair 40 persen ke 11 KPU tingkat kabupaten. Dia menyebut semestinya dana sudah cair 50 persen.

"Memang dari sisi tahapan agenda Pilkada yang sudah dijalankan KPUD sudah harusnya pencairan dananya diatas 50 persen, namun sekarang baru sekitar 40 persen atau Rp 214,033 miliar dari Rp 482,961 miliar," ujar Rillo saat ditemui di kantornya, Senin (6/7/2020).

Rilio menuturkan saat ini sedang dilakukan tahap verifikasi faktual peserta perseorangan Pilkada 2020. Di Papua, ada 6 kabupaten yang memiliki calon independen.

"Tahapan yang sedang berlangsung sekarang yakni verifikasi faktual calon perseorang. Ada 6 kabupaten yang memiliki calon independen (perseorangan) yakni di kabupaten Memberamo Raya, Asmat, Waropen, Nabire, Supiori dan Keerom," ujarnya.


Rilio menambahkan ada 11 kabupaten yang melaksanakan Pilkada 2020. Kabupaten-kabupaten tersebut di antaranya Pengunungan Bintang, Yahukimo, Nabire dan Memberamo Raya.

"Merauke, Keerom, Supiori, Waropen, Asmat, Yalimo dan Boven Digoel," sambung Rilio.

Rilio kemudian menerangkan pihaknya mengirim dana via transfer bank ke KPUD masing-masing kabupaten dengan total dana Rp 31,455.

"Kalau dana tambahan dari APBN itu sebesar Rp 31,455 miliar yang langsung ditransfer ke rekening KPUD masing-masing, sesuai dengan jumlah yang diusulkan masing-masing KPUD, Jadi kami di KPU provinsi belum mendapat laporan tentang transfer dana tersebut," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2