Begini Urutan Perencanaan-Eksekusi Penyerangan John Kei dkk di Rekonstruksi

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 20:20 WIB
Rekonstruksi Penyerangan: Anak Buah John Kei Bagikan Sajam-Senpi di Jakpus
Foto: Yogi Ernes/detikcom
Jakarta -

Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus penyerangan dan pemufakatan jahat kelompok John Kei terhadap Nus Kei. Total ada 67 adegan yang diperagakan oleh John Kei dkk dalam rekonstruksi tersebut.

Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan rekonstruksi dimulai dari perencanaan hingga eksekusi penyerangan yang dilakukan di 5 lokasi berbeda-beda.

"Hari ini ada 5 lokasi yang diadakan rekonstruksi... 5 lokasi tersebut dibagi dua, antara lain 3 lokasi yang digunakan untuk para aktor intelektual dan para tersangka ini melakukan pembicaraan, pemufakatan persiapan perencanaan-perencanaan yang akhirnya menyebabkan korban meninggal dunia," kata Wadir Krimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2020).

Tiga lokasi perencanaan itu dimulai di TKP Kelapa Gading pada Minggu (14/6) atau sepekan sebelum melakukan aksi penyerangan. Di TKP Kelapa Gading tersebut, pertama kalinya John Kei menghubungi tersangka Daniel Farfar untuk melakukan pertemuan di salah satu kantor PT di daerah Jakarta Utara tersebut.

"Fakta-fakta baru yang terungkap dalam rekonstruksi ada beberapa, mulai dari tanggal 14 Juni ternyata tersangka JK menghubungi tersangka DF pukul 9 pagi untuk dilakukan pertemuan di lokasi pertama, yaitu di Kelapa Gading. Pertemuan ini akan dilaksanakan sekitar pukul 16.30 WIB. Dilakukan komunikasi lewat handphone dan pertemuan ini berjalan dipimpin oleh tersangka JK dan tersangka DF," papar Calvijn.

Calvijn melanjutkan, pertemuan berikutnya terjadi pada hari Sabtu (20/6), sehari sebelum aksi penyerangan. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman John Kei di Bekasi. Dalam pertemuan tersebut, John Kei mematangkan rencana-rencana yang telah disusun untuk menghabisi Nus Kei.

"Namun pada akhir pembicaraan tersebut ternyata tersangka DF (Daniel Farfar) malam harinya tanggal 20 Juni menyampaikan pada semua yang hadir agar esok (21 Juni) hari Minggu jam 08.00 pagi berkumpul di TKP ketiga, yakni di Arcici. Di Arcici ini akan dilaksanakan tugas akhir, peran, distribusi mobil dan senjata tajam, dan lainnya," ujar Calvijn.

Calvijn menambahkan, pada Minggu (21/6) pagi di TKP Arcici Sport Center yang berada di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, para tersangka berkumpul untuk bagi-bagi senjata tajam.

Di lokasi itu, para tersangka membagi-bagi kelompok. Di mana kelompok pertama terdiri dari satu mobil akan menyerang di Kosambi, dan kelompok kedua terdiri atas lima mobil ditugaskan menyerang kediaman Nus Kei di daerah Perumahan Greenlake, Tangerang.

(mea/mea)