Polisi Syariah Cari Pesepeda Wanita Tak Berjilbab yang Viral di Banda Aceh

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 16:12 WIB
Petugas Wilayatul Hisbah (Polisi Syariat Islam) memakaikan kain sarung kepada warga memakai celana pendek saat terjaring razia penertiban hukum syariat islam di Lhokseumawe, Aceh, Senin (5/8/2019). Razia syariat Islam itu menjaring puluhan wanita memakai pakaian ketat dan pria memakai celana pendek yang tidak sesuai dengan hukum syariat, qanun nomor 11/2002 tentang akidah, ibadah dan syiar islam serta qanun nomor 6/2014 tentang hukum jinayat Aceh. ANTARA FOTO/Rahmad/foc.
Ilustrasi Polisi Syariah (Rahmad/Antara Foto)
Banda Aceh -

Wilayatul Hisbah (WH atau polisi syariah) Kota Banda Aceh masih menyelidiki keberadaan sekelompok pesepeda wanita yang menggunakan pakaian menampakkan bentuk tubuh dan tak menggunakan jilbab yang viral di media sosial. Keberadaan para pesepeda itu belum diketahui.

"Kita belum ketemu dengan komunitas tersebut," kata Kasat Pol PP-WH Banda Aceh M Hidayat saat dimintai konfirmasi wartawan, Senin (6/7/2020).

Dia mengatakan WH bakal melakukan pengawasan lebih ketat terhadap pelaksanaan aturan syariat Islam di Banda Aceh. Dia berharap warga mematuhi aturan yang berlaku di Banda Aceh.

"Kita akan perketat pengawasan," ujarnya.

Sebelumnya, dalam foto yang viral itu, tampak 10 pesepeda wanita berfoto di pinggir pantai. Mereka kompak mengenakan baju berwarna merah muda.

Beberapa pesepeda tampak tidak mengenakan jilbab. Selain berpose, video mereka tengah mengayuh sepeda pada Minggu (5/7) kemarin beredar di media sosial.

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman meminta Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH/polisi syariah) mencari para pesepeda tersebut. Mereka akan diberi pembinaan.

"Satpol PP dan WH cari keberadaan mereka, panggil dan lakukan pembinaan," kata Aminullah.

(agse/haf)