DKI Klaim Jalur Zonasi Sesuai Permendikbud, Ortu Peserta PPDB Protes

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 13:49 WIB
Jumpa pers pihak Kemdikbud dan Pemprov DKI di kantor Kemendagri. (Kadek M Luxiana/detikcom)
Jumpa pers pihak Kemdikbud dan Pemprov DKI di kantor Kemendagri. (Kadek M Luxiana/detikcom)
Jakarta -

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Saefullah mengklaim jalur zonasi di Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta tahun 2020 sudah sesuai aturan. Kuota 50% untuk jalur zonasi seperti yang disyaratkan Kementerian Pendidkan diklaim sudah dipenuhi. Orang tua murid memprotes klaim Pemprov DKI.

Sekda DKI Saefullah menyampaikan keterangannya perihal jalur zonasi usai rapat koordinasi dengan perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai permasalahan PPDB, di Kantor Kemendagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2020).

"Per hari ini kita catat bahwa untuk zonasi yang sudah eksisting diterima di SMP itu sudah 51% lebih. Kemudian untuk SMA sudah 50,07 %. Artinya bahwa jalur zonasi di Jakarta sudah sesuai dengan regulasinya yaitu permendikbud no 44," ujar Saefullah.

Plt Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Chatarina Girsang menyatakan PPDB DKI Jakarta jalur zonasi sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan (Permendikbud).

Beberapa orang tua (ortu) dari calon murid baru yang hadir di lokasi lantas menanggapi uacapan Sekda DKI Saefullah. Para orang tua tidak setuju dengan pernyataan PPDB Jakarta jalur zonasi yang disebut sudah sesuai dengan Permendikbud.

"Kalau tadi pak Saefullah (Sekda DKI) sudah menyampaikan bahwa ini sudah 50%, mari kita buka sama-sama websitenya, ada kah di situ zonasi parameter?," tanya salah satu orang tua dari peserta PPDB Jakarta bernama Rudi usai konferensi pers.

Selanjutnya
Halaman
1 2