Zonasi Corona Akan Diterapkan di Pilkada 2020, Ini Penjelasan Kemendagri

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 13:17 WIB
ilustrasi pilkada serentak 2015
Foto: Ilustrasi Pilkada. (Zaki Alfarabi/detikcom)

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan tetap ada kampanye dilakukan secara tatap muka karena diatur di undang-undang. Akan tetapi KPU akan membatasi jumlah peserta kampanye yang dilaksanakan secara tatap muka.

"Misalnya tidak boleh melebihi 40% dari kapasitas ruangan. Kalau pakai meja kursi harus diatur jaraknya 1 meter, menggunakan masker facial (shield) dan seterusnya," ujar Arief.

Selain itu, Arief mengatakan KPU sudah mengatur protokol kesehatan bagi tiap tahapan Pilkada, misalnya saat administrasi pendaftaran calon. Pada saat Pilkada sebelumnya calon peserta pemilu akan membawa pendukungnya ke kantor KPU, tetapi kini yang diperbolehkan hanya pasangan calon beserta 2 staf administrasinya saja.

"Kalau dulu kan pakai arak-arakan, pakai parade. Kemudian itu kita atur nggak boleh. Tetapi menghilangkan sama sekali karena UU masih minta harus datang sendiri, ya sudah tetap daftar paslon sama staf yang bantu bawa. Supaya juga mereka murah biayanya," kata Arief.

Halaman

(yld/zak)