Operasi Pembebasan Sandera di Beslan Penuh Kesalahan

Operasi Pembebasan Sandera di Beslan Penuh Kesalahan

- detikNews
Kamis, 29 Des 2005 07:11 WIB
Jakarta - Masih ingat tragedi operasi pembebasan sandera di sebuah sekolah oleh polisi di Beslan, Rusia, September 2004 lalu yang akhirnya menewaskan sekitar 331 orang? Ada fakta baru terkait penyerbuan itu. Alexander Torshin, Kepala Penyelidikan Federal Rusia menilai kepolisian tidak cukup hati-hati dalam mengatasi tindakan teroris. Aparat kepolisian daerah tidak mengikuti perintah yang bisa mencegah serangan terjadi. Sistem terorisme ternyata tidak cukup efektif menangani permasalahan terorisme di Rusia."Operasi pembebasan sandera di Beslan tahun 2004 penuh kegagalan dan kekurangan," ujar Torshin seperti dilansir BBC, Kamis (29/12/2005).Torshin menyampaikan laporan itu di depan parlemen Rusia, Rabu waktu setempat. Temuan Torshin membandingkan laporan penuntut Rusia sebelumnya yang menyelidiki pengepungan sekolah Beslan tahun lalu yang isinya menyebutkan tidak ada kesalahan dalam krisis itu. Laporan jaksa itu membuat marah sanak keluarga korban dari 331 orang yang berbunuh di sekolah itu.Puluhan orang anak menjadi korban ketika ranjau-ranjau yang ditanam oleh penyandera di dalam gedung sekolah mulai meledak dan pasukan keamanan Rusia menyerbu sekolah itu.Torshin menambahkan kepolisian regional di Ossetia Utara mengabaikan perintah dari Kementerian Dalam Negeri Rusia untuk meningkatkan penjagaan keamanan di sekolah-sekolah. "Daftar kegagalan dan kekurangan polisi panjang," ujarnya. Keteledoran dan kecerobohan petugas keamanan menyebabkan penyandera melakukan serangan, tambahnya. (ddn/)


Berita Terkait