Mensesneg Ungkap Arti Kemarahan Jokowi hingga Bicara Reshuffle

Tim detikcom - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 12:35 WIB
Presiden Jokowi Saat menyambut Liliyana Natsir di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/1/2019).
Presiden Jokowi dan Mensesneg Pratikno. (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu menyampaikan kemarahannya di depan para menteri hingga berbicara mengenai reshuffle kabinet. Mensesneg Pratikno mengungkapkan arti kemarahan Jokowi.

"Ya ini soal (pertanyaan) reshuffle. Jadi bapak presiden setelah ada pandemi COVID itu dan ini melanda seluruh dunia kita paham betul dampaknya, bukan hanya dampak kesehatan, tapi juga dampak ekonomi yang sangat berat, maka bapak presiden sejak awal bulan Februari fokus betul bagaimana permasalahan kesehatan ini bisa diselesaikan dengan cepat dan juga permasalahan ekonomi bisa dimitigasi agar tidak berdampak signifikan," kata Pratikno yang disiarkan di saluran YouTube Sekretariat Presiden, Senin (6/7/2020).

Pratikno mengatakan sejak awal Jokowi ingin jajarannya bekerja keras dalam penanganan krisis akibat virus Corona (COVID-19). Teguran ini juga disampaikan Jokowi saat sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada 18 Juni.

"Memang karena permasalahan, mungkin juga karena kantor yang sempat tidak sepenuhnya optimal waktu transisi awal itu, jadi bapak presiden merasa bahwa mestinya lembaga-lembaga pemerintahan terutama sekali kabinet bisa bekerja lebih maksimal dengan kinerja yang lebih baik," ujar Pratikno.

"Itulah mengapa beliau menyampaikan teguran yang keras kepada kita semuanya, kepada kami agar mempercepat kinerjanya," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2