Ortu Siswa Protes PPDB DKI, Kantor Anies 'Diserbu' Karangan Bunga Kekecewaan

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 10:34 WIB
Karangan Bunga di Balai Kota DKI
Karangan Bunga di Balai Kota DKI (Ilman/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah karangan bunga berjejer di depan Balai Kota DKI Jakarta pagi ini. Karangan bunga itu bertuliskan kekecewaan mengenai proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI 2020.

Pantauan detikcom di depan gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (6/7/2020), ada 8 karangan bunga bernada kekecewaan. Salah satunya bertulisan 'RIP Pendidikan Indonesia, dari anak-anak lulusan angkatan 2020 yang kecewa'.

Karangan Bunga di Balai Kota DKIKarangan Bunga di Balai Kota DKI (Ilman/detikcom)

Kemudian, karangan bunga bertuliskan PPDB DKI lebih mematikan daripada virus Corona. 'Selamat kepada Disdik dan Gubernur DKi atas kebijakan PPDB DKI 2020 yang kekejamannya lebih mematikan dari pada virus Corona'.

Karangan Bunga Kekecewan PPDB DKI di Balai Kota DKIKarangan Bunga Kekecewaan PPDB DKI di Balai Kota DKI (Ilman/detikcom)

Bahkan, ada karangan bunga yang meminta Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta turun. Kordinator lapangan (korlap) Emil mengatakan kiriman bunga itu merupakan bentuk kekecewaan dari para orang tua dan siswa.

"Rasa kecewa anak-anak korban PPDB DKI," ujar Emil saat dihubungi, Senin (6/7).

Menurutnya, karangan bunga itu akan terus bertambah. Hanya, Emil tak menjelaskan secara rinci total karangan bunga yang akan dikirim ke Balai Kota.

"Nanti akan menyusul lagi," katanya.

Karangan Bunga Kekecewan PPDB DKI di Balai Kota DKIKarangan Bunga Kekecewaan PPDB DKI di Balai Kota DKI (Ilman/detikcom)

Sementara itu, salah satu orang tua siswa, Agung (46), mengatakan karangan bunga yang dikirim ke Balai Kota itu merupakan bentuk simbolik kekecewaan para orang tua terhadap sistem PPDB DKI. Dia menilai tidak ada keadilan dalam PPDB DKI.

"Kita hanya simbolik saja hanya memberikan karangan bunga ini ke Pemprov DKI Jakarta sebagai bentuk kekecewaan kami, sebagai mati surinya pendidikan yang ada di Jakarta," kata Agung di lokasi.

Tonton video 'Mendikbud Nadiem Akui PPDB Jakarta Kecewakan Orang Tua Murid':

(zap/hri)