Korban Mandala Airlines Akhirnya Mendapat Bantuan

Korban Mandala Airlines Akhirnya Mendapat Bantuan

- detikNews
Rabu, 28 Des 2005 20:25 WIB
Medan - Setelah sekian lama menanti, sebanyak 42 korban meninggal dunia akibat kecelakaan pesawat Mandala Airlines yang jatuh di Medan pada 5 September 2005, akhirnya mendapat santunan. Sebanyak 42 korban ini bukan penumpang pesawat naas tersebut. Korban kebetulan berada dekat dengan lokasi saat kecelakaan naas itu terjadi. Setiap keluarga korban mendapat santunan Rp 20 juta dalam bentuk cek.Dana itu bersumber dari APBD Sumatera Utara (Sumut). Dana diserahkan kepada masing-masing ahli waris korban meninggal.Bantuan diserahkan oleh Wakil Gubernur Sumut Rudolf M Pardede, di Aula Martabe, Kantor Gubernur Jl Diponegoro Medan, Rabu (28/12/2005).Rincian penerima bantuan, yakni 34 orang asal Kota Medan, 6 warga Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang, seorang warga Tanjung Tiram, Kabupaten Asahan, dan seorang warga lainnya warga Tanah Pinem, Kabupaten Dairi.Rudolf mengaku pemberian bantuan mengalami kendala. Namun pemerintah daerah tetap memberikan perhatian kepada masyarakat yang ditimpa musibah dalam kecelakaan Mandala Airlines. "Penyerahan santunan ini agak sedikit terlambat dilakukan, karena kita ingin mendapatkan data-data akurat, guna menghindari penyimpangan bantuan kepada mereka yang tidak berhak menerimanya," kata Rudolf M Pardede.Dalam kaitan itu, Pardede meminta agar pihak Mandala Airlines serta perusahaan penerbangan lainnya, dapat menjadikan musibah kecelakaan yang turut menewaskan Gubernur Sumut Rizal Nurdin ini, sebagai pelajaran dan pengalaman berharga dalam rangka meningkatkan profesionalisme penerbangan ke depan.Seperti diketahui, pesawat Mandala Airlines RI-091 dari Medan dengan tujuan Jakarta jatuh pada 5 September 2005 sekitar pukul 10.05 WIB di Jalan Jamin Ginting, sekitar 500 meter dari landasan pacu (runway) 05.Musibah ini mengakibatkan 145 orang tewas, termasuk 99 di antaranya penumpang sementara 46 lainnya warga yang kebetulan berada di lokasi kejadian. Selain menewaskan Gubernur Sumut HT Rizal Nurdin, korban tewas lainnya adalah anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Sumatera Utara, Raja Inal Siregar dan Abdul Halim Harahap. (ddn/)


Berita Terkait