Pengacara Pastikan Denny Siregar Akan Penuhi Pangilan Polisi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 07:02 WIB
Denny Siregar
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota tengah memeriksa merencanakan akan memanggil Denny Sirgar terkait dugaan tindak pidana penghinaan, pencemaran nama baik, dan perbuatan tidak menyenangkan penggunaan foto tanpa izin. Pengacara Denny memastikan kliennya akan memenuhi panggilan polisi.

"Menjadi kewajiban hukum bila seseorang dipanggil untuk di mintai keterangan oleh penegak hukum, tanpa terkecuali DS (Denny Siregar), saya pastikan dia akan penuhi panggilan," ujar pengacara Denny, Muannas Alaidid saat dihubungi, Minggu (5/7/2020).

Muannas mengatakan, pihaknya meyakini bahwa polisi akan menjalankan tugas dengan profesional. Serta tidak mendapatkan intervensi dari pihak manapun.

"Kami percaya bahwa polri akan bertindak profesional tanpa intervensi, dari pihak manapun dan berpedoman sesuai alat bukti yang cukup dalam menangani laporan ini," ujar Muannas.

Denny sendiri mengaku menghormati proses hukum. Namun, terkait kehadirannya jika dipanggil polisi, Denny menyerahkannya ke pengacara.

"Masalah hukum, saya hormati prosesnya. Saya serahkan semua ke pengacara," kata Denny Siregar ketika dihubungi, Minggu (5/7/2020).

Denny Siregar dilaporkan oleh Forum Mujahid Tasikmalaya ke Polres Tasikmalaya Kota. Hal itu terjadi karena posting-an di Facebook-nya pada 27 Juni 2020 yang mengunggah tulisan panjang berjudul 'Adek2ku Calon Teroris yg Abang Sayang'.

Diketahui, Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota sedang memeriksa sejumlah saksi-saksi dan akan meminta keterangan ahli terkait masalah tersebut. Denny Siregar juga rencananya akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

"Laporan baru kita terima, kita akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, nanti juga akan meminta keterangan ahli dan baru yang bersangkutan akan kita panggil," kata Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Yusuf Ruhiman via sambungan telepon, Minggu (5/7).

Namun pihaknya belum bisa merinci kapan pemanggilan itu dilakukan. Pasalnya proses pemeriksaan harus lengkap terlebih dahulu.

"Laporan saja baru dua hari yang lalu, saksi-saksinya harus lengkap dulu," ujarnya.

Tonton video 'Blak-blakan Denny Siregar: Buzzer, Jokowi, & Enny Arrow':

(dwia/maa)