Ledakan di Menteng, Polisi: Korbannya Pemilik Perusahaan

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Minggu, 05 Jul 2020 20:18 WIB
Lokasi ledakan di Menteng dipasang garis polisi.
Lokasi terjadinya ledakan di Menteng (Foto: Luqman Nurhadi Arunanta/detikcom)
Jakarta -

Polisi menyebut ledakan yang terjadi di Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus) berasal dari sejenis petasan yang memiliki kekuatan ledakan yang rendah atau low explosive. Ledakan itu membuat ban mobil yang terparkir di lokasi kempis.

"Dia punya perusahaan, dia ada perusahaan yang dia kelola," ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto di lokasi yang berada di Jalan Yusuf Adiwinata, Menteng, Jakpus, Minggu (5/7/2020).

Pengusaha itu juga merupakan pemilik mobil yang bannya kempis akibat ledakan itu. Polisi akan mendalami hubungan antara peristiwa itu dengan pengusaha tersebut.

"Ini masih kita dalami lagi, mungkin dari perusahaan itu sendiri ada masalah atau apa, akan kami dalami sendiri," ucapnya.

Heru sebelumnya menyampaikan bila akibat ledakan itu hanya membuat ban mobil kempis karena ada pecahan pipa yang tersangkut. Pipa itu diduga berasal dari sejenis petasan yang menjadi sumber ledakan.

"Yang sudah kita lihat ada pecahan plastik, ada beberapa pecahan seperti plastiklah. Ada pipa gitu juga, Tapi kalau kita simpulkan, kita sudah bisa menyatakan kalau itu low explosive. Jadi ledakan kecil," ujarnya.

Ledakan terjadi tepatnya di Jalan Yusuf Adiwinata. Pantauan detikcom pukul 20.05 WIB, sejumlah polisi berjaga di sekitar area lokasi.

Tidak ada masyarakat yang mendekat. Dari jarak sekitar 20 meter juga terpasang garis sebagai pembatas berwarna merah bertuliskan 'DANGER'. Lebih jauh lagi sekitar 5 meter terpasang juga garis polisi berwarna kuning.

Tampak sejumlah tim gegana juga sudah berada di lokasi. Lebih dari 5 orang sedang mengecek lokasi di mana menjadi titik ledakan.

Polisi akan mengecek CCTV di sekitar lokasi. Selain itu polisi juga tengah memeriksa keterangan dari korban serta sejumlah saksi dari lokasi kejadian.

Tonton video 'Saksi Mata: Ledakan Granat di Monas':

(dhn/imk)