Wagub DKI Prediksi RI Peroleh Vaksin Corona 1-3 Tahun Lagi

Isal Mawardi - detikNews
Sabtu, 04 Jul 2020 17:02 WIB
Wagub DKI A Riza Patria (Tiara Aliya Azzahra/detikcom)
Wagub DKI A Riza Patria (Tiara Aliya Azzahra/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menilai Indonesia akan membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan vaksin Corona. Ia memprediksi vaksin dapat diproduksi massal 2-3 tahun ke depan.

"Saya tidak ingin berlebihan, rasanya perlu waktu 1 sampai 2, bahkan 3, tahun kita baru bisa mendapatkan vaksin yang dapat disuntikkan ke warga di berbagai negara dalam jumlah yang besar," ujar Riza dalam diskusi 'Jelang Usai PSBB Transisi', Sabtu (4/7/2020).

Ia mencontohkan, jika vaksin sudah ditemukan dan pemerintah dapat melakukan vaksinasi 1 juta orang dalam sehari, akan dibutuhkan waktu kurang-lebih 1 tahun agar 270 juta penduduk Indonesia dapat divaksin.

"Pertanyaan juga apakah juga (Indonesia) mampu 1 juta (vaksinasi) per 1 hari, itu kan kalau vaksinnya sudah ada," imbuh Riza.

Prediksi Riza bukan tanpa alasan. Riza menyebut butuh proses panjang jika vaksin di suatu negara di belahan dunia itu ditemukan. Pertama, otoritas negara tersebut akan melakukan uji coba ke sejumlah orang dan itu sangat membutuhkan waktu yang panjang.

"Dan uji coba (sampel) 100 ribu orang itu memakan waktu yang panjang, setelah ditemukan (suatu) negara, itu harus buat pabrik, memerlukan waktu. Setelah membuat pabrik, harus produksi massal, memerlukan waktu. Setelah produksi massal, melakukan penyuntikan vaksin tentu di negara yang bersangkutan dulu, memerlukan waktu. Terus memproduksi lagi, memerlukan waktu, lalu baru bisa diekspor ke negara-negara lain," jelasnya.

Tonton juga 'Hadiri Pertemuan ASEAN-Australia, Menlu Retno: Bahas Kerja Sama Vaksin':

[Gambas:Video 20detik]

Karena itu, kata Riza, warga diimbau menerapkan protokol kesehatan. Hal itu guna mencegah penyebaran virus Corona.

"Kuncinya jaga jarak, cuci tangan, pakai masker ya. Itu saja dulu, itu harus jadi budaya kita yang baru, harus kita laksanakan. Tempat terbaik berada di rumah," lanjutnya.

(isa/jbr)