Mahfud Md: Bangsa Dituding Kehilangan Karakter, Buktinya Ada Korupsi-Hoax

Rahel Narda Catherine - detikNews
Sabtu, 04 Jul 2020 13:59 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md (dok. Kemenko Polhukam)
Menko Polhukam Mahfud Md (Foto: dok. Kemenko Polhukam)
Jakarta -

Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan ada tudingan bangsa Indonesia sudah kehilangan karakternya. Karakter bangsa Indonesia, kata Mahfud, adalah yang bersumber dari Pancasila.

Hal ini diungkapkannya dalam Konferensi Forum Rektor Indonesia 2020 bertema 'Optimalisasi Gerakan Merdeka Belajar untuk Menghadapi Revolusi Industri 4.0 demi Terwujudnya SDM Unggul dan Indonesia Maju' yang disiarkan secara virtual melalui YouTube IPB TV pada Sabtu (4/7/2020). Awalnya dia menjelaskan pengertian tentang jati diri.

"Ada yang bilang kita ini sekarang sudah kehilangan jati diri dan karakter yang bersumber dari budaya adiluhur yang bersumber dari Pancasila. Benarkah budaya dan karakter kita memang baik? Ini satu pertanyaan karena saat ini kita sebagai bangsa dituding kehilangan karakter," kata Mahfud dalam paparannya.



Mahfud melanjutkan hilangnya jati diri Pancasila bersumber dari adanya praktik-praktik di masyarakat yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Misalnya tindakan korupsi, adanya hoax, hingga praktik demokrasi transaksional.

"Ya buktinya ya ada budaya korupsi kata Pak Hatta (Wapres pertama RI Mohammad Hatta) dulu. Kemudian kita suka saling tuding, suka membuat hoax, suka melakukan demokrasi yang transaksional, di mana demokrasi itu diperjualbelikan, dijadikan alat kesepakatan dalam proses politik yang dilegalkan untuk mengesahkan perbuatan-perbuatan koruptif. Yang itu banyak buktinya," sambungnya.

Mahfud juga mengatakan beberapa pihak saat ini juga mulai meminta Indonesia mencontoh negara lain. Salah satunya negara Jepang, yang dianggap berhasil membuat konsep pencegahan korupsi.

"Malah kita itu sekarang mulai diajak oleh tokoh-tokoh kita, 'Ayo dong, becermin pada karakter dan jati diri bangsa Jepang. Hebat, tuh.' Katanya mereka membuat konsep pencegahan korupsi dengan budaya malu yang tinggi," ucap Mahfud.

Selanjutnya
Halaman
1 2