PKS Ungkit Jokowi Ancam Reshuffle Kabinet, Golkar Beri Pembelaan

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Sabtu, 04 Jul 2020 12:31 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Maruf Amin memperkenalkan jajaran menteri Kabinet Kerja II di tangga veranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro/foc.
Kabinet Jokowi (Wahyu Putro/Antara Foto)
Jakarta -

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengungkit soal ungkapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana me-reshuffle kabinet. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai, jika dalam seminggu tak ada kabar kepastian reshuffle, berarti Jokowi hanya 'omong doang'.

"Saya nggak mau suuzan, tapi kalau seminggu ini nggak ada kabar, omdo, omong doang," kata Mardani dalam diskusi Polemik yang disiarkan radio MNC Trijaya, Sabtu (4/7/2020).

Hal itu disampaikan Mardani saat menjawab apakah pidato kemarahan Jokowi akan benar-benar menjadi reshuffle atau hanya gimik. Dia juga menyebut PKS akan tetap menjadi oposisi meski Jokowi benar-benar merombak kabinetnya.

"Kita nunggu Pak Jokowi, mau reshuffle monggo, mau kecilin (kabinet) monggo. Pokoknya kita serahkan ke Pak Jokowi, PKS oposisi. Kita akan awasi biar publik mendapatkan haknya," ucapnya.

Tonton juga 'Soal Reshuffle, Amien Rais Singgung Kriteria Menteri Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]

Menurut Mardani, saat ini yang harus dilakukan Jokowi adalah mengatur ulang pemerintahan dengan merampingkan kementerian dan lembaga. Dengan cara itu, kata dia, Jokowi akan punya pembantu yang powerful di pemerintahan.

"Negara-negara maju selalu slim. Reformasi birokrasi itu ditandai miskin struktur kaya fungsi. Usul saya, sekarang saatnya pak Jokowi me-reset pemerintahan. Tiga hal yang di-reset, pertama, pemerintahan pusat, jumlahnya dikurangi. Misal Kementerian Pertanahan, Kementerian Energi, dengan Kementerian Pekerjaan Umum itu bisa disatukan, itu infrastruktur akan luar biasa sekali. Kementerian Sosial bisa disatukan dengan Kemendagri. Ini nanti Pak Jokowi punya pembantu yang powerful, anggarannya besar. Nah, berani nggak, Pak Jokowi?" ucap dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2