3 Wilayah di Gorontalo Kebanjiran, Terparah di Kabupaten Bone Bolango

Ajis Khalid - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 21:28 WIB
Banjir melanda permukiman di Kota Gorontalo, Jumat (3/7/2020).
Banjir melanda permukiman di Kota Gorontalo. (Ajis Khalid/detikcom)
Gorontalo -

Sejumlah wilayah di Gorontalo, yakni Kabupaten Bone Bolango, Kota Gorontalo, dan Kabupaten Boalemo, dilanda banjir hari ini. Kepala BPBD Provinsi Gorontalo Sumarwoto mengatakan banjir terparah terjadi di Kabupaten Bone Bolango.

Pantauan detikcom di Kota Gorontalo, Jumat (3/7/2020), ketinggian banjir bervariasi. Hingga Jumat malam, sejumlah warga dievakuasi ke posko pengungsian yang berada di aula kantor Wali Kota Gorontalo dan aula Belle Limbu.

"Hari ini Gorontalo kembali terjadi musibah banjir. Banjir saat ini lebih besar dari tanggal 11 Juni lalu. Banjir ini melanda Kabupaten Bone Bolango, Kota Gorontalo, dan Kabupaten Boalemo. Yang paling parah Kabupaten Bone Bolango. Air sudah naik cukup tinggi di Kecamatan Suwawa serta Suwawa Timur dan Tengah," kata Sumarwoto kepada wartawan, Jumat (3/7/2020).

"Di Kota Gorontalo, di Kecamatan Dumboraya, Kota Timur, dan Kabupaten Boalemo siang tadi, air sempat naik. Tapi sekarang sudah surut," imbuhnya.

Banjir melanda permukiman di Kota Gorontalo, Jumat (3/7/2020).Banjir melanda permukiman di Kota Gorontalo. (Ajis Khalid/detikcom)

Sumarwoto mengatakan ketinggian banjir diprediksi meningkat pada malam hari. BPBD, sebut dia, mengimbau warga yang berada di bantaran Sungai Bone segera mengevakuasi diri.

"Ada informasi dari Kabupaten Bone Bolango bahwa air akan tiba di kota akan lebih tinggi nanti malam. Kami meminta masyarakat di bantaran Sungai Bone untuk waspada, terutama di wilayah yang rawan. Warga segera mengamankan diri. Orang tua dan anak-anak akan dievakuasi terlebih dahulu," imbau Sumarwoto.

Dia menduga banjir terjadi bukan hanya karena curah hujan yang tinggi. Menurutnya, faktor kerusakan lingkungan bisa menjadi salah satu penyebab.

"Bisa jadi ada kerusakan lingkungan yang harus menjadi perhatian kita semua," terang Sumarwoto.

Selanjutnya
Halaman
1 2