Ditemui Ketua MPR, Ketum PBNU Minta RUU HIP Dicabut-Diubah Jadi RUU BPIP

Kadek Melda - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 17:36 WIB
Ketua MPR Bertemu dengan Ketum PBNU Said Aqil Siradj
Ketua MPR bertemu dengan Ketum PBNU Said Aqil Siroj (Kadek/detikcom)
Jakarta -

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menerima kunjungan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo. Dalam pertemuan tersebut, mereka mendiskusikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Pertemuan berlangsung di kantor pusat PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2020). Pertemuan berlangsung kurang-lebih satu jam.

"Ini PBNU kedatangan tamu yang sangat kami hormati, yaitu pimpinan MPR RI. Dipimpin oleh ketuanya langsung, Bapak Bambang Soesatyo, Pak Zulkifli, Pak Ahmad Basarah, Pak Syarief Hasan, kurang-lebih satu jam berdiskusi tema yang sedang hangat ini, yaitu menyikapi tentang RUU HIP yang sudah menjadi bahan pembicaraan seluruh komponen masyarakat," kata Ketua PBNU Said Aqil membuka sambutan.

Said menuturkan banyak warga yang merespons keras atas munculnya RUU HIP. Karena itu, Said menyampaikan sikap PBNU yang menginginkan agar RUU HIP dicabut dan diubah menjadi RUU BPIP.

"Banyak sekali yang menyikapi dengan sangat keras, bahkan memakan korban, bendera PDIP dibakar dan lain-lain. Kalau PBNU dari awal menyikapi, setelah dikaji beberapa kali, bahwa sebaiknya RUU HIP ini dicabut, dimulai diulang dari awal, dari kajian akademik, kemudian nama juga diubah total supaya tidak multitafsir, langsung saja RUU BPIP," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2