Pupuk Indonesia Pasok 483 Ton Beras ke ATM Pertanian Sikomandan

Abu Ubaidillah - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 16:54 WIB
Atm Beras
Foto: Dok. Pupuk Indonesia
Jakarta -

PT Pupuk Indonesia (Persero) merealisasikan penyaluran 483 ton bantuan beras bagi masyarakat terdampak COVID-19. Bantuan disalurkan melalui program ATM Pertanian Sikomandan yang diprakarsai oleh Kementerian Pertanian dan didukung TNI Angkatan Darat periode 15 Mei-24 Juni 2020.

"Sampai dengan 24 Juni, kami telah menyalurkan 483 ton beras premium untuk menyukseskan program ATM Pertanian Sikomandan yang tersebar di 10 Komando Distrik Militer (Kodim) TNI AD," ujar Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2020).

Wijaya menambahkan, 10 unit Kodim yang dimaksud adalah Kodim 0501 Jakarta Pusat, Kodim 0505 Jakarta Timur, Kodim 0502 Jakarta Utara Kodim 0503 Jakarta Barat, Kodim 0504 Jakarta Selatan, Kodim 0606 Kota Bogor, Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Kodim 0507 Bekasi, Kodim 0506 Tangerang dan Kodim 0508 Depok.

Mesin ATM beras tersebut dirancang dan diproduksi oleh Kementan melalui Balai Besar Mekanisasi Pertanian. Masing-masing Kodim menyalurkan bantuan kepada 1.000 orang yang telah terdata sebagai penerima dengan kuota 1,5 Kg beras per orang setiap harinya.

Adapun kriteria masyarakat penerima ditentukan oleh Kementerian Pertanian, kemudian Kodim akan mendata dan mengonfirmasi ke kelurahan atau kecamatan setempat. Selain Pupuk Indonesia, pasokan bantuan beras periode April-Mei juga didukung oleh Bank BNI dan Bank BRI.

"Harapan kami lewat program ini, kami bisa turut membantu masyarakat mempermudah kebutuhan pangan di tengah pandemi. Termasuk turut berkontribusi bersama Kementerian Pertanian dan TNI AD meredam gejolak sosial dan harga pangan," sambung Wijaya.

Menurutnya, beras premium yang telah disalurkan memiliki mutu dan kualitas yang baik sehingga layak dikonsumsi oleh masyarakat sesuai mandat Kementerian Pertanian. Ia menjelaskan, pihaknya akan terus berkomitmen mendukung program tersebut dengan pasokan beras premium berkualitas baik yang diproduksi sendiri oleh anak perusahaan Pupuk Indonesia, yaitu PT Pupuk Indonesia Pangan (PIP).

(prf/ega)