Massa Gelar Demo Tolak RUU HIP di Medan, Lalin Sekitar DPRD Sumut Macet

Ahmad Arfah - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 15:47 WIB
Suasana demo di depan gedung DPRD Sumut (Ahmad Arfah-detikcom)
Suasana demo di depan gedung DPRD Sumut (Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Sekelompok massa menggelar demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di Medan. Akibatnya, lalu lintas di sekitar gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut) macet.

Pantauan detikcom, para peserta aksi ini tiba di depan DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, sekitar pukul 14.45 WIB, Jumat (3/7/2020), setelah menggelar konvoi dari Masjid Raya Al Mashun Medan.

Para peserta aksi ini datang dengan membawa berbagai bendera organisasi. Terlihat ada poster-poster penolakan RUU HIP yang dibawa massa aksi.


Mereka terlihat berbaris di Jalan Imam Bonjol dan menyebabkan kendaraan tak dapat melintas. Kendaraan dari arah Jalan Kapten Maulana Lubis dialihkan lurus ke Jalan Raden Saleh menuju Lapangan Merdeka.

Kemacetan pun terjadi di sekitar lokasi. Sementara itu, sejumlah tokoh yang ikut aksi ini terlihat bergantian menyampaikan orasi dari mobil komando.

"Rakyat sudah aman-damai dengan Pancasila, ngapain diotak-atik," ujar Presidium Front Anti-Komunis Pembela Pancasila Sumatera Utara Indra Suheri dalam orasinya.



Masri Sitanggang, yang menyatakan dirinya mewakili Majelis Ulama Indonesia (MUI) Medan, juga menyampaikan orasi. Dia menjelaskan alasan ulama ikut campur dalam menolak RUU HIP.

"Kenapa para ulama mau ikut campur soal ini? Kenapa para tokoh Islam ikut campur soal ini? Karena umat Islam berperan aktif sejak awal kemerdekaan sepakat mendirikan Indonesia. Kesepakatan itu bernama Pancasila," ucap Masri.



Masri kemudian menyinggung soal isi RUU yang memuat trisila dan ekasila. Menurut Masri, ini merupakan kesalahan yang disengaja.

"Bukan hanya menolak, tapi tuntut ini siapa yang menjadi pembuat naskah. Ini kesengajaan," jelasnya.

Personel kepolisian juga terlihat berjaga di depan gedung DPRD. Aparat yang berjaga tampak menggunakan APD berupa masker, sarung tangan, hingga sepatu khusus.

Tonton video 'Pasal-pasal Krusial RUU HIP yang Picu Kontroversi':

(haf/haf)