JK Tak Ingin Masjid hanya Dipakai untuk Mengaji: Makmurkan Warga

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 14:29 WIB
jusuf kalla
Jusuf Kalla (Faiq Azmi/detikcom)
Jakarta -

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla turut hadir dalam peresmian Masjid Amir Hamzah yang berlokasi di kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan ini, JK berbicara mengenai dua cara memakmurkan masjid.

"Ada dua hal tentu dalam kita memakmurkan masjid. Pertama membangun masjid. Keduanya meramaikan masjid sebagai tempat beribadah. Karena itulah maka Dewan Masjid Indonesia selalu mempunyai pedoman di dalam kita memakmurkan masjid dan masjid memakmurkan masyarakatnya," kata Jusuf Kalla saat menyampaikan sambutan peresmian Masjid Amir Hamzah Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2020).

Kemudian, JK menganjurkan agar masjid tidak hanya dijadikan sebagai pusat untuk beribadah, tapi juga sebagai tempat untuk beraktivitas sehari-hari.

"Memakmurkan dalam arti luas, artinya datang untuk beribadah, juga memakmurkan itu harus memberikan kepada masyarakat manfaat dunia akhirat, ekonominya, sosialnya pelajarannya," jelasnya.

"Jadi saya anjurkan kalau masjid bukan hanya mengaji tiap hari. Tapi juga memberitahukan kepada masyarakat. Eh kalian sekarang sudah jam 18.30 WIB, anak-anak mesti masuk rumah untuk belajar. Itu hal-hal yang penting untuk fungsi masjid sehingga masjid dapat memberikan manfaat kemakmuran kepada masyarakat," lanjutnya.

JK berharap ketika masyarakat beraktivitas di masjid, mereka dapat menyeimbangkan dan memakmurkan kehidupan dunia dan akhirat.

"Karena kita tidak hanya memakmurkan dalam arti ibadah, juga masjid memakmurkan dalam artian kehidupan sehari-hari. Selalu saya ingin ulangi bahwa doa apapun selalu mengatakan rabbana atina fiddunya hasanah wa filakhirati hasanah. Artinya, bahwa kita harus juga berusaha bagaimana dunia kita bahagia, baik. Karena itulah, maka masjid harus berfungsi seperti itu," ujarnya.

(gbr/gbr)