BMKG: Indeks UV Jabodetabek Hari Ini Berisiko Bahaya Sedang-Sangat Tinggi

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 11:19 WIB
Terik matahari
Ilustrasi matahari (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Berjemur di waktu yang tepat bisa membantu memperbaiki daya tahan tubuh. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun merilis indeks ultraviolet (UV) di Jabodetabek hari ini.

Informasi mengenai indeks UV itu disampaikan BMKG melalui akun Instagram-nya, Jumat (3/7/2020). BMKG menyampaikan paparan sinar matahari hari ini memiliki tingkat radiasi sinar UV dari sedang hingga sangat tinggi.

Indeks UV merupakan angka tanpa satuan untuk menjelaskan tingkat paparan radiasi sinar UV yang berkaitan dengan kesehatan manusia. Dengan mengetahui indeks UV kita bisa memantau tingkat sinar UV yang bermanfaat dan yang dapat memberikan bahaya.

Berikut ini informasi indeks sinar UV di Jabodetabek pada hari ini:

-Pukul 08.00-09.00 WIB memiliki Indeks UV 0-2 (risiko bahaya rendah) hingga sedang.

-Pukul 10.00-11.00 WIB memiliki indeks UV bahaya sedang hingga sangat tinggi.

-Pukul 12.00-13.00 WIB memiliki indeks UV bahaya sedang hingga sangat tinggi.

-Pukul 14.00-15.00 WIB memiliki indeks bahaya rendah hingga sedang.

Berdasarkan situs BMKG, risiko bahaya rendah artinya kulit masih aman terpapar matahari tanpa perlindungan, namun bagi kulit sensitif diimbau untuk menggunakan tabir surya SPF 30+. Risiko bahaya sedang artinya butuh perlindungan seperti topi atau tutup kepala dan butuh tambahan tabir surya SPF 30+ setelah berenang atau berkeringat.

Sementara, risiko bahaya tinggi artinya masyarakat diimbau mengenakan tabir surya SPF 30+ hingga mengenakan pakaian pelindung, topi dan kacamata hitam. Saat indeks UV memiliki risiko bahaya tinggi, warga diimbau mengurangi waktu di bawah paparan matahari.

Selanjutnya, saat indeks UV memiliki risiko bahaya sangat tinggi, masyarakat harus menggunakan tabir surya SPF 30+ hingga mengenakan pakaian pelindung, topi dan kacamata hitam saat berada di luar ruangan. Sebab, radiasi sinar UV ini dapat merusak dan membakar kulit dan mata dengan cepat.

Tonton video 'BMKG Ungkap Kualitas Udara Jakarta di Masa PSBB Transisi':

(mae/gbr)