Antara Jokowi, Terawan dan Pesan Reshuffle ke Semua Menteri

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 08:29 WIB
Gestur dan ekspresi Presiden Jokowi (Tangkapan layar video Setpres RI/YouTube)
Presiden Jokowi saat pidato marah. (Tangkapan layar video Setpres RI/YouTube)
Jakarta -

Ada puzzle politik menarik dalam video 'kemarahan' Jokowi ke menteri yang tak punya sense of crisis. Apakah benar ini adalah kode berisi pesan kuat sosok menteri yang bakal di-reshuffle, atau hanya suatu kebetulan?

Isu reshuffle kabinet menggelinding kencang setelah Presiden Jokowi menegur keras para menteri yang tak punya sense of crisis. Presiden Jokowi menegur keras para menteri yang dinilai tidak punya sense of crisis di tengah pandemi COVID-19 di sidang kabinet paripurna pada tanggal Kamis 18 Juni 2020.

Namun video tersebut baru diunggah ke Youtube sepuluh hari kemudian. Tentang jeda waktu antara pengambilan video dan upload ke YouTube, Setpres pun telah berbicara gamblang, yakni karena sidang kabinet paripurna tersebut bersifat intern dan baru diunggah karena arahan presiden yang tegas perlu diketahui publik.

Meskipun Sekretariat Presiden RI telah memberikan penjelasan, ada saja pihak menerka, kenapa perlu waktu 10 hari sebelum video yang memantik isu reshuffle kabinet itu muncul ke publik.

Jika diamati lebih dalam, seolah-olah ada pesan-pesan politik yang tersirat dalam setiap detik arahan tegas Presiden dalam video tersebut. Diamati detikcom pada Jumat (3/7/2020). Selain Presiden Jokowi, ada seorang menteri yang muncul pada saat 'tepat' dalam video berdurasi 10 menit yang di-upload pada Minggu, 28 Juni 2020, tersebut.

Video tersebut diawali dengan tulisan judul 'Arahan Tegas Presiden Jokowi pada Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara, 18 Juni 2020'. Kemudian tampak Menko PMK Muhajir Effendi dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto duduk bersebelahan lengkap dengan masker. Setelah itu, terlihat Menkeu Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir sedang bercakap, berlanjut dengan suasana menjelang rapat sampai Presiden memulai sidang kabinet paripurna tersebut.

Kejengkelan Jokowi Hingga Ancam Reshuffle Menteri Kurang Sense of Crisis:

Selanjutnya
Halaman
1 2