Round-Up

Ulah Tak Termaafkan Pegawai Starbucks Berujung Pemecatan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 07:53 WIB
Logo Starbucks Corporation
Logo Starbucks (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Pihak Starbucks Indonesia mengambil langkah tegas terkait ulah pegawainya yang mengintip payudara pelanggan lewat CCTV. Ulah pegawai tersebut berujung pada pemecatan.

Starbucks Indonesia menilai tindakan tersebut tak termaafkan karena tidak sesuai dengan norma-norma perusahaan. Starbucks Indonesia berjanji peristiwa serupa tidak akan terulang.

"Kami telah menindaklanjuti kejadian tersebut dengan karyawan yang bersangkutan dan memastikan agar tidak terulang kembali kejadian seperti ini," kata Senior General Manager Corporate PR and Communications PT Sari Coffee Indonesia, Andrea Siahaan, kepada detikcom, Kamis (2/7/2020).

"Perilaku tersebut tidak dapat kami toleransi dan individu yang bersangkutan sudah tidak bekerja lagi bersama PT Sari Coffee Indonesia," tambahnya.

Ulah pegawai mengintip payudara pelanggan lewat CCTV viral di media sosial (medsos). Tindakan tersebut dikecam banyak pihak karena dianggap sebagai pelecehan seksual. Bahkan peristiwa tersebut membuat netizen perempuan khawatir bila datang ke gerai Starbucks.

Starbucks Indonesia mengaku kasus tersebut menimbulkan keresahan. Starbucks menyatakan selama ini selalu menerapkan standar yang tinggi agar setiap pelanggan di seluruh gerai merasa nyaman dan aman.

"Kami PT Sari Coffee Indonesia sangat resah mengetahui bahwa telah terjadi perilaku di luar norma yang kami junjung, di mana kami berharap setiap pelanggan di seluruh gerai kami merasa nyaman dan aman," ujar Andrea.

Dalam kasus ini, PT Sari Coffee Indonesia tidak menyebutkan identitas pegawai tersebut ataupun waktu dan lokasi kejadian. detikcom telah mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Andrea via e-mail terkait peristiwa tersebut.

Tonton video 'Starbucks Indonesia Buka Suara, Karyawan Pengintip Payudara Dipecat':

Selanjutnya
Halaman
1 2