OTT KPK di Kaltim Terkait Dugaan Suap Pengadaan Barang dan Jasa

Ibnu Hariyanto - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 07:19 WIB
Logo, ilustrasi, gedung Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK)
Foto: Ari Saputra
Kutai Timur -

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap beberapa orang, salah satunya kepala daerah di Kalimantan Timur (Kaltim). OTT tersebut terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di salah satu kabupaten di Kaltim.

"Ada giat tertangkap tanganya para pelaku korupsi berupa menerima hadiah atau janji dalam pengadaan barang dan jasa di salah satu kabupaten di wilayah Kalimantan Timur," kata Ketua KPK Firli Bahuri kepada detikcom, Jumat (3/7/2020).

Firli belum menjelaskan lebih detail mengenai siapa kepala daerah yang terjaring OTT KPK itu. Ia menyebut tim KPK kini masih terus bekerja.

"Rekan-rekan kita dari kedeputiaan penindakan masih bekerja keras untuk melakukan proses hukum dalam dugaan perkara korupsi dimaksud," sebutnya.

Sebelumnya, KPK melakukan OTT di wilayah Kalimantan Timur pada Kamis (2/7) malam. Salah satu yang terjaring OTT merupakan kepala daerah di salah satu kabupaten di Kaltim.

"KPK melakukan tangkap tangan terhadap beberapa orang yang diduga sebagai pelaku tindak pidana korupsi. Salah satunya adalah kepala daerah kabupaten di Kaltim," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri, Jumat (7/3).

Sementara itu, informasi yang beredar menyebutkan KPK sudah melakukan penyegelan di beberapa lokasi di Kutai Timur. Salah satu yang disegel adalah rumah jabatan Bupati Kutai Timur Ismunandar.

Ismunandar diketahui sedang berada di Kota Samarinda untuk urusan kedinasan. Sementara itu, Kepala Subbagian Humas Pemkab Kutim Suwardi mengaku tidak tahu-menahu tentang penyegelan KPK.

"Saya tidak tahu, belum dapat kabar sama sekali," kata Suwardi saat dihubungi pada Jumat (3/7).

Tonton video 'ICW Soroti Merosotnya Jumlah OTT KPK di Era Firli Bahuri':

(ibh/isa)