Gugus Tugas Papua: 140 Petugas Medis di Jayapura-Keerom Positif COVID-19

Wilpret Siagian - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 21:45 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jayapura -

Juru bicara Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Papua dr Silwanus Sumule mengungkapkan sudah ada 140 tenaga medis yang terkonfirmasi positif Corona. Angka 140 itu didapatkan berdasarkan data yang dikumpulkan dari 10 rumah sakit yang ada di tiga wilayah Papua.

"Berdasarkan data yang kami kumpulkan untuk 10 rumah sakit yang ada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom, sudah 140 petugas kesehatan yang dinyatakan positif COVID-19. Sebanyak 60 orang telah dinyatakan sembuh dan 80 orang masih dalam perawatan. Angka tertinggi di RS Jayapura dengan jumlah 63 orang," ujar Silwanus saat press conference, Kamis (2/7/2020).

Silwanus mengatakan penularan COVID-19 ke petugas kesehatan itu akibat masyarakat tidak jujur saat berobat. Dia meminta warga jujur atas penyakit maupun riwayat perjalanan.

"Masyarakat harus jujur ketika bertemu dengan petugas kesehatan. Kejujuran ini sangat penting dengan menyampaikan klinis yang dialami kepada petugas kesehatan. Harus jujur berkata bahwa saya ada kontak dengan orang positif atau jujur menyatakan ada perubahan dalam tubuhnya, saya tidak batuk-batuk tapi saya sulit bernapas dan sebagainya, maka petugas kesehatan kita akan mampu mendiagnosis," ujarnya.

Silwanus juga meminta agar petugas kesehatan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam setiap melakukan tugas penanganan pasien pengendalian COVID-19. Dia berharap para petugas kesehatan tetap tegar dalam menghadapi pandemi Corona.

"Anda tidak sendiri, Anda bersama-sama dengan kami yang saat ini dalam perawatan tetap bersemangat, jangan takut. Tuhan bersama dengan kita. Yang penting ikuti protokol kesehatan, tetap mematuhi semua pengobatan yang telah disiapkan oleh petugas kesehatan," ujarnya.

"Sekali lagi, Teman-teman tidak sendiri. Kami selalu bersama-sama dengan Teman-teman. Kami berdoa dalam waktu yang tidak terlalu lama, kita akan segera bersama akan segera dinyatakan sembuh dan setelah 14 hari melakukan isolasi mandiri di rumah, kita akan bekerja sama kembali keluarga yang kita sangat cinta ini, tetap semangat," tambah Silwanus.

(idn/idn)